Anggota Satlantas Polres Bantul saat mengawasi pemohon SIM yang sedang ujian praktik. (Foto: Ahmad Riyadi/Radar Jogja Online)
RADARJOGJA.CO.ID – Animo masyarakat terhadap layanan terbaru Sat Lantas polres Bantul berupa registrasi SIM secara online cukup tinggi. Sejak dilaunching Senin (14/11) lalu jumlah pengguna fasilitas pengurusan SIM berbasis aplikasi ini bahkan melebihi ekspektasi. “Karena lebih mudah dibanding metode sebelumnya,” jelas Kanit Registrasi dan Identifikasi Sat Lantas Polres Bantul Iptu Sutrisno, Rabu (16/11).

Ya, warga yang ingin membuat SIM cukup mengisi formulir secara online. Baik melalui komputer maupun smartphone. Mereka cukup dengan mengakses www.sim.polresbantul.com, para pencari SIM bisa mengisi berbagai data pribadi yang diperlukan. Lalu, mencetaknya untuk dibawa ke pelayanan SIM Sat Lantas polres Bantul.

Menurut Sutrisno, Sat Lantas juga memfasilitasi pencetakan berkas pendaftaran bila pencari SIM kesulitan mencetaknya sendiri. “Dulu, kan, pengisian formulir secara manual,” ucapnya.

Menariknya lagi, aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan SIM. Sutrisno mengklaim fasilitas berbasis teknologi ini mampu memangkas waktu proses pendaftaran. Para pencari SIM tidak perlu lagi mengantre untuk mengisi formulir secara manual. “Biasanya, cukup panjang antreannya,” ujarnya.

Haifani, salah satu pencari SIM tertarik dengan layanan baru ini. Karena itu, Haifani sengaja memanfaatkannya untuk membuat SIM. Sekaligus ingin membuktikannya efektivitasm aplikasi ini. “Katanya buat SIM itu lama. Tapi, ternyata cukup simpel,” ucapnya. (zam/din/mar)