RADARJOGJA.CO.ID – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah truk di Jalan Talun-Muntilan. Kecelakaan yang terjadi siang tadi (16/11) di dekat Pom bensin Gadingan, atau dekat Dusun Sangrahan, Banyubiru, Dukun tersebut, membuat arus jalan tersendat.

Kejadian ini terungkap dari facebook (FB). Pemilik nama Een Efendi mengunggah foto truk yang rusak ban-nya dikarenakan muatan yang penuh, di facebook Kec. Dukun.

“Laka lantas pagi ini di jln.talun-muntilan… makane aturan pada ditaati… bawa muatan yang aturan…jangan lewat pas jam sekolah !!!,: demikian status yang dibuat Een.

Sontak, banyak komentar bermunculan, baik yang miring maupun kritik terhadap pengemudi truk. Termasuk yang meminta aparat untuk bertindak tegas terhadap truk truk yang sering melanggar.

Seperti pemilik akun FB Supa Wid, ia menulis, “muatan overload.. melebihi batas.. kejadian ng Ketep karo Nogiri yo gara gara overload.. monggo diperhatikan para pilot truk pasir.. ” Maksudnya, kejadian itu tidak hanya di Jalan talun-Muntilan. Namun juga di daerah wisata Ketep Pass, yang notabene sering dikunjungi wisatawan. Juga di Nogiri, di dekat Ketep Pass.

Status dari Een Efendi tersebut juga dikomentari pemilik akun Arinie Anyelir, ia menyebut sudah dua kali kecelakaan di sekitar situ. Jadi, kejadian ini bukan yang pertama.

Dari 78 komentar memang kebanyakan sepakat agar truk ditertipkan. Sejauh ini, truk pengangkut pasir yang melintas Jalan Talun-Muntilan selalu diprotes warga. Namun, tetap saja truk yang mengambil pasir di lereng Merapi, tepatnya di Kecamatan Dukun tetap saja berlangsung. Ini dibuktikan dengan wira-wiri-nya truk ke daerah ini. Lalu, sejauh mana pihak yang berwenang mensikapinya, kita tunggu saja. (dem/hes)