Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wisnoe PB saat menjadi Inspektur Upacara Laporan Kesiapan untuk Mengikuti Pendidikan Dasar Para TP 2016/2017 di Lapangan Pancasila Akademi Militer, Selasa (15/11). (Foto: Adidaya/Radar Jogja Online)
RADARJOGJA.CO.ID – Pendidikan Dasar (Diksar) Para merupakan salah satu kualifikasi dilingkungan TNI Angkatan Darat. Dengan memiliki kualifikasi Dasar Para, Taruna dan Taruni akan lebih siap. Mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk ditugaskan pada satuan-satuan di jajaran TNI Angkatan Darat yang membutuhkan kualifikasi Dasar Para. Dengan demikian, dapat mendukung setiap tugas yang nantinya diemban.

“Perlu disadari, Pendidikan Dasar Para yang akan Taruna atau Taruni ikuti merupakan latihan yang memerlukan kesiapan fisik, mental, keberanian, kesehatan yang prima. Serta kemampuan jasmani yang samapta,” ujar Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wisnoe PB saat menjadi Inspektur Upacara Laporan Kesiapan untuk Mengikuti Pendidikan Dasar Para TP 2016/2017 di Lapangan Pancasila Akademi Militer, Selasa (15/11).

akmil
Sebanyak 225 orang Taruna Taruni Akademi Militer Tingkat III / Sermadatar menggelar upacara itu. Turut hadir pada acara tersebut para pejabat distribusi Akademi Militer, para perwira serta para pengasuh Taruna/ Taruni Akmil. Sesuai rencana, kegiatan Pendidikan Dasar Para dilaksanakan selama kurang lebih lima minggu. Dimulai dari 15 November hingga 20 Desember mendatang, di Pusdikpassus Batujajar Bandung.

“Perlu dipahami bahwa latihan Diksar Para ini merupakan salah satu latihan yang beresiko tinggi,” ungkap dia.

Ia berpesan, Taruna dan Taruni Akmil yang akan mengikuti Pendidikan Dasar Para agar selalu berdoa kepada Allah SWT. Sebagai landasan moral, spiritual dalam menghadapi setiap kegiatan latihan. Memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan diri serta perlengkapan, mentaati dan mempedomani segala instruksi para pelatih agar pelaksanaan latihan dapat berjalan tertib, aman dan lancar.

“Berlatih dengan sungguh-sungguh dan tanamkan dalam sanubari. Bahwa disiplin, loyal dan ikhlas merupakan kunci keberhasilan dalam mengikuti Pendidikan Dasar Para,” jelasnya.

Menurut dia, menanamkan keyakinan kepada diri sendiri, bahwa latihan ini merupakan kehormatan, kebanggaan dan tantangan yang harus dilaksanakan sebagai kader-kader perwira TNI Angkatan Darat. Selain itu, Taruna/ Taruni harus mematuhi semua ketentuan dan aturan yang berlaku di Pusdikpassus. Dengan senantiasa menampilkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan kapasitas dan integritas sebagai seorang Taruna/ Taruni Akademi Militer.

“Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat latihan,” jelasnya. (ady/dem)