RADARJOGJA.CO.ID – Polres Gunungkidul menggelar deklarasi bersama pejabat muspida. Mereka sepakat untuk menjaga situasi kondunsif, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Kegiatan ini untuk menyikapi sejumlah kasus berbau SARA yang merabak di sejumlah tempat di Indonesia, beberapa bulan terakhir ini.

Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi mengatakan, apel kebhinekaan serentak di seluruh polres di Indonsia. Ini dilakukan dalam suasana Hari Pahlawan.

“Belakangan ini muncul upaya mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami lihat demo yang begitu besar yang ditakutkan rawan ditumpangi kepentingan tertentu,” ungkap Nugrah, Selasa (15/11).

Melalui apel kebhinekaan tersebut, semua aktivitas yang berpotensi ditunggangi orang tidak bertanggungjawab bisa dicegah. Terutama di Gunungkidul.

“Terkait aksi 4 November, yang sudah terjadi ya sudah terjadi. Ke depan, kebhinekaan ini harus dijaga secara bersama-sama,” paparnya.

Sekarang ini, situasi kemanan di Gunungkidul masih kondunsif. Namun upaya pencegahan sedini mungkin harus dilakukan. Karenanya, Polres Gunungkidul menginisiasi dengan menggelar deklarasi damai dengan pejabat kepolisian, kodim, kejaksaan, pemuka agama, dan tokoh masyarakat.

“Dilakukan penandatangan bersama, bersepakat berama-sama menjaga situasi kondunsif,” tegasnya.

Dijelaskan Nugrah, kesepakatan menjaga situasi kondunsif yang dibalut dalam apel kebhinekaan muaranya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Juga terkait pengamanan rumah ibadah, petugas diterjunkan baik menggunakan sistem terbuka maupun tertutup. Masyarakat diimbau tidak terprofokasi dengan isu-isu memecah belah yang dihembuskan pihak yang tak bertanggungjawab.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengapresiasi deklarasi bersama untuk menjaga kebhinekaan tersebut. Menurut Immawan, hal terpenting adalah menjaga kedamaian, memupuk persatuan dan kesatuan NKRI secara terus menerus.

“Gunungkidul itu masyarakatnya guyup rukun batiniah dan lahiriah. Jadi, ini lebih dari tinggi dari istilah toleransi,” tegas Immawan.(gun/hes)