Suasana Hari Asuransi (Insurance Day) ke-11 di Alun-Alun Utara Jogja, Minggu (13/11). (Foto: Humas PT Jasa Raharja For Radar Jogja)
JOGJA – PT Jasa Raharja ikut memeriahkan Hari Asuransi (Insurance Day) ke-11 yang dipusatkan di Jogja, Minggu (13/11). Hari Asuransi bertema Indonesia Berasuransi tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti festival pawai kesenian daerah menempuh jarak sejauh 3,5 kilometer. Pawai yang diikuti perusahaan asuransi di tanah air tersebut mengambil start Kantor Dinas Pariwisata DIJ Jalan Malioboro kemudian menuju jalan Ahmad Yani dilanjutkan masuk ke Alun-Alun Kidul.

“Yang terlibat dalam pawai ini ada sekitar 10 komunitas pekerja kreatif. Pegawai PT Jasa Raharja juga ikut pawai,” kata Direktur Manajemen Resiko dan Teknologi Informasi (MRTI) PT Jasa Raharja, Wahyu Wibowo didampingi Kepala PT Jasa Raharja DIJ, I Ketut Suardika
disela-sela acara pawai Hari Asuransi di Alun-Alun Kidul, Minggu (13/11).

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia Hendrisman Rahim mengatakan, industri asuransi Indonesia berkomitmen memasyarakatkan asuransi. Hal ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan dalam rangka memeringati Hari Asuransi (Insurance Day) ke-11. Even Hari Asuransi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya ikut asuransi dan memberikan edukasi yang berkesinambungan akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan untuk masa depan.

“Melalui tema Indonesia Berasuransi perayaaan ini, kami ingin mengabarkan bahwa sudah saatnya seluruh lapisan masyarakat Indonesia memiliki polis asuransi dan mendapatkan manfaat asuransi bagi kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik,” kata Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia Hendrisman Rahim didampingi Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Firdaus Djaelani dalam Pers Conference di Harper Hotel Jogja, Sabtu (13/11/16).

Ketua Panitia Hari Asuransi 2016, Srikandi Utami menerangkan, festival pawai kesenian daerah menempuh jarak 3,5 kilometer diikut berbagai komunitas. Antara lain, pasukan paskibra, diikuti Brigade Panji, drumband, beragam Baju Fantasi, beragam Komunitas Sepeda, Grafiti, Dance, dan Musik dan diakhiri dengan rombongan perusahaan asuransi serta kendaraan hias.

“Insurance Day juga diselenggarakan di Sembilan kota di Indonesia yaitu Pekanbaru, Medan, Surabaya, Padang, Makassar, Bandung, Pontianak, Semarang, dan Banjarmasin terakhir di Kota Jogja,” terang Utami.

Dari hasil riset OJK, tingkat utilitas asuransi bangsa Indonesia masih rendah kisaran 11,81 persen sehingga masih besar potensi pasar yang tersedia yakni 88,19 persen untuk mencapai Indonesia yang lebih terproteksi. (mar/dem)