RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Hujan disertai angin kencang kembali menerjang sebagian wilayah Bantul sekitar pukul 12.30, kemarin (14/11). Kali ini di wilayah Tamantirto, Kasihan. Persisnya di area kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan sekitarnya.

Saking kencangnya, pagar seng penutup proyek pembangunan di area kampus ambruk dan menimpa belasan sepeda motor yang terparkir. Untungnya, ambruknya pagar seng sepanjang 25 meter ini tidak memakan korban.

“Dua belas sepeda motor rusak dan kaca di ruangan fakultas hukum juga ada yang pecah,” jelas Jabal Rois, salah satu pegawai keamanan kampus.

Berbeda dengan di area kampus, angin kencang yang melanda di permukiman selatan UMY, tepatnya di Dusun Ngebel, Tamantirto, Kasihan mengakibatkan dua pohon tumbang. Satu pohon menimpa rumah milik Gilang Priyambodo.

Ambruknya pohon mlinjo setinggi 20 meter ini mengakibatkan atap bangunan bagian belakang rumah mengalami kerusakan parah. “Anginnya bareng dengan hujan,” tutur Gilang.

Adapun satu pohon lainnya menimpa rumah Ngajiyono. Setali tiga uang, ambruknya pohon juga mengakibatkan bangunan bagian belakang rumah Ngajiyono rusak parah.

Pelaksana Harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto menyebut ada beberapa pepohonan yang tumbang. Kendati tidak memakan korban jiwa, ambruknya pepohonan ini menutup sejumlah ruas jalan. “Sebagian ada yang kami evakuasi pakai crane milik Polres,” jelasnya.

Dwi mencatat fenomena hujan yang disertai angin kencang sudah terjadi lima kali. Padahal, puncak musim penghujan diprediksi pada bulan Januari-Februari. “Tentu nanti akan semakin meningkat,” ungkapnya.

Guna meminimalisasi kerusakan dan korban jiwa, Dwi mengimbau masyarakat memangkas ranting pepohonan. Terutama pepohonan yang berpotensi ambruk andai terjadi angin kencang.

“Warga juga perlu berhati-hati kala berteduh. Jangan berteduh di bawah reklame dan pepohonan,” sarannya.

Selain di Kabupaten Bantul, pohon tumbang juga menimpa rumah warga di Kalimanjung, Ambarketawang, Gamping, Sleman. (zam/ila/ong)