RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Yayasan Islam Cahaya Hati (YICH), melalui lembaga sekolah Ibnu Abas, menggabungkan tiga aspek teori pembelajaran afektif, kognitif, dan psikomotorik. Hal itu tampak ketika perayaan lustrum keempat atau 20 tahun YICH di Youth Center, Sleman kemarin (13/11).

Dengan tema ‘Aku Anak Indonesia’, YICH menggelar lomba menggambar, mewarnai, serta membuat poster bagi anak didiknya.

Ketua YICH Nandar Winoro mengatakan dalam peringatan lustrum kali ini, YICH sengaja menggelar berbagai kegiatan yang mendukung pendidikan dan tumbuh kembang peserta didiknya. “Perpaduan antara psikomotorik, afektif dan kognitif kita kembangkan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam peringatan lustrum YICH juga sudah digelar lomba masak di Bantul, lomba media di Kuloprogo, manasik haji di Kota Jogja, jalan sehat di Gunungkidul dan yang terakhir lomba menggambar, mewarnai serta membuat poster di Sleman.

Nandar mengatakan, kegiatan belajar-mengajar yang diterapkan selama ini sudah mengolaborasikan ketiganya. Lebih dari itu, melalui peringatan lustrum YICH, yang berdiri pada 9 Juni 1996 itu, pihaknya juga ingin mengenalkan metode belajar sekolah di bawah binaan YICH kepada orang tua wali murid dan masyarakat.

“Manasik haji itu lebih ke afektif pada ketakwaan, sedang lomba menggambar, mewarnai dan membuat poster ini menekankan pada psikomotorik membngun kratifitas,” jelas anggota DPRD DIJ itu.

Ketua Panitia lomba Lustrum YICH Nana Kusriyah mengatakan, lomba mewarnai, menggambar, dan poster YICH diikuti 771 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari semua sekolah di bawah YICH. Menurut dia, tema yang diambil kali ini ‘Aku Anak Indonesia’ untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme bagi para siswa.

Nandar menambahkan saat ini YICH mengelola di 69 TKIT Ibnu ‘Abas, 10 SDIT Ibnu ‘Abas, satu SMPIT Ibnu ‘Abas dan satu SMAIT Ibnu ‘Abas. “Dan tiap tahun harapanya bertambah,” ujarnya. (pra/yog/ong)