RADARJOGJA.CO.ID – PURWOREJO-Dua pemuda belasan tahun harus berurusan dengan pihak berwajib. Kedua terpaksa diamankan petugas karena melakukan tindak pencurian dengan modus mencongkel jok sepeda bermotor.

Adalah S, 17 dan Agn, 18, warga Dusun Sumurdowo, Kelurahan/Kecamatan Purworejo Kota yang membuka paksa jok sepeda motor milik Rahmat, 56, warga Desa Kedungpucang Kecamatan Bener, di persawahan Desa Wangunrejo masuk Kecamatan Banyuurip, Sabtu (12/11).

Kapolsek Banyuurip AKP Rahmat Efendi menceritakan perbuatan keduanya bermula saat melintasi jalan di tengah areal sawah. Keduanya berhenti saat melihat sepeda motor terpakir tepi jalan, sedangkan pemiliknya mencangkul di tengah sawah.

“Yang turun adalah Agn, dan mencongkel jok motor motor korban, lalu mengambil tas dan dompet dari dalamnya. Barang yang diambil antara lain uang Rp 509 ribu, SIM, STNK dan beberapa cincin akik. Korban menderita kerugian Rp 1 juta,” kata Rahcmat Efendi, kemarin (14/11).

Apes, tindakan nekat itu diketahui pemilik yang kemudian berteriak meminta tolong. Mengetahu pemilik berteriak lantang, keduanya berusaha melarikan diri. Tapi usahanya kalah cepat dengan warga yang melakukan pencegatandi Jalan Dusun Niten Banyuurip.

“Untungnya massa tidak menghakimi pelaku dan melaporkan ke polisi. Petugas kami langsung ke lapangan dan membawa ke Mapolsek,” imbuh Kapolsek Banyuurip.

Pelaku berusaha mengelak saat dimintai keterangan petugas. Namun tidak bisa mengelak setelah dilakukan pengeledahahan ditemukan barang milik korban.

Satu pelaku atas nama Agn harus meringkuk di tahanan Polsek, sementara S karena masih dibawah umur dikenai wajib lapor. “Kami tetap memproses keduanya sesuai aturan KUHP yang berlaku. Terhadap keduanya dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara,” kata Rachmat. (udi/ong)