Suasana rapat koordinasi pra lauching E-Samsat di Kepatihan, Jumat (11/11). (Foto: Humas PT Jasa Raharja DIJ For Radar Jogja Online)
RADARJOGJA.CO.ID, JOGJA – Upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh jajaran Polda DIJ. Salah satunya adalah pelayanan pajak kendaraan bermotor. Bersama pemprov DIJ dan PT Jasa Raharja, Polda DIJ telah menggagas layanan Elektronik Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (E-Samsat). Dalam waktu dekat, E-Samsat tersebut akan dilauching.

“Sebelum dilauching, perkembangan E-Samsat telah kami laporkan kepada Pak Gubernur,” kata Direktur Lantas Polda DIJ Kombespol MH Ritonga, Jumat (11/11).

Dengan E-Samsat tersebut masyarakat tak perlu lagi antre di loket Samsat untuk pembayaran pajak tahunan. Sebab, wajib pajak/pemilik kendaraan yang ingin membayar pajak tahunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) cukup melalui ATM yang ditunjuk yaitu BPD DIJ.

“Setelah membayar pajak dan SWDKLLJ, pemilik kendaraan langsung bisa mencetak bukti pembayaran pajak dan SWDKLLJ di lokasi mesin ATM tersebut. Rencananya, ada sebanyak 109 mesin pencetak yang akan disiapkan oleh pihak perbangkan,” tambah Ritonga.

Menurut Ritonga, gagasan membuat E-Samsat ini berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Samsat, Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Kemudian, Surat Telegram Kapolri No.ST/1208/V/2016 tanggal 18 Mei 2016 tentang Pelaksanaan Rapat Kordinasi Samsat se-Indonesia di Hotel Bidakara Jakarta. Berikutnya, Rapat Koordinasi Bidang Kesamsatan oleh Ditlantas, Kepala DPPKA, dan Kacab PT Jasa Raharja pada tanggal 9 Juni 2016 tentang Penandantanganan komitmen bersama dalam rangka peningkatan layanan Samsat se-DIJ serta Peraturan bersama Gubernur DIJ Kepala Polda DIJ dan Direktur PT Jasa Raharja Nomor: 35/tahun 2008 B/4820/XI/2008, SKEB/12/2008 tentang Pelayana Prima Samsat di Provinsi DIJ.

“E-Samsat ini juga berdasarkan Keputusan Gubernur DIJ Nomor:127/TIM/2016 tentang Pembentukan Satgas Saber Pungli DIJ,” terang Ritonga.

Selain itu, E-Samsat ini untuk mendukung Program Nawa Cita Pemerintahan Jokowi-JK yaitu melakukan reformasi sistem dan gakkum yang bebas korupsi. Sebagai bentuk dukungan tersebut, Gubernur juga telah membentuk satgas sapu bersih (saber) pungli di wilayah Jogjakarta.

“Yang paling utama adalah mempercepat dan mempermudah layanan pajak kendaraan bermotor serta meminimalisir pembayaran pajak dengan cara tunai,” papar Ritonga.

Sebelum dilauching, tim Polda DIJ, DPPKA DIJ, dan PT Jasa Raharja DIJ melaporkan perkembangan E-Samsat kepada Gubernur DIJ Hamengku Buwono X di Kepatihan, Jumat (11/11). Rombongan ketiga instansi terebut dipimpin oleh Wakapolda DIJ Kombes Pol Teguh Sarwono, Direktur Lantas Polda DIJ Kombes Pol MH Ritonga, Kepala DPPKA DIJ Bambang Wisnu, dan Kepala PT Jasa Raharja DIJ I Ketut Suardika. (mar/hes)