Fahmi Arif, (kanan) mahasisawa Fakultas Hukum UAD yang dinobatkan sebagai wisudawan peraih nilai IPK tertinggi. (Foto: Humas UAD For Radar Jogja Online)
RADARJOGJA.CO.ID, JOGJA – Fahmi Arif, mahasisawa Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dinobatkan sebagai wisudawan peraih nilai IPK tertinggi pada acara wisuda UAD di JEC, Sabtu (12/11). Ya, pria kelahiran Ambon, 19 Mei 1994 ini pantas mendapatkan predikat tersebut karena IPK mencapai 3,95.

“Wisudawan yang mendapatkan IPK tertinggi yaitu saudara Fahmi Arif, dari Fakultas Hukum dengan IPK 3,95,” kata Rektor UAD Kasiyarno dalam sambutannya.

Fahmi Arif menerangkan, prestasi akademik yang ia raih melalui proses perjuangan yang panjang. Selain harus meninggalkan keluarga, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan dan eksternal kampus.

“Saya tak ingin menyia-nyiakan waktu. Karena itu, saya aktif ikut diskusi dengan teman-teman kampus dan luar kampus,” kata Arif.

Dari diskusi tersebut melahirkan sejumlah prestasi. Prestasi yang pernah diraih yaitu menjadi juara pertama dalam lomba Konstitusi internal UAD pada tahun 2013. Kemudian menjadi runner up dalam lomba debat Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) RI di Surakarta.

“Prestasi ini tidak lepas dari keaktifan saya di organisasi Dewan Perwakilan Mahasiswa FH UAD dan Partai Mahasiswa Nusantara UAD,” terang Arif. (mar/hes)