RADARJOGJA.CO.ID – TANGERANG – Hasil imbang kacamata antara tuan rumah Persita dan PSS Sleman di Stadion Singaperbangsa, Karawang, kemarin (12/11) membuat tim tamu Laskar Sembada memastikan lolos delapan besar sebagai juara grup.

Kedua tim mewakili grup B ke perempatfinal final. Tuan rumah berada di posisi runner-up dengan poin 11. Sementara PSS Sleman mengoleksi 14 poin hasil empat kali menang dan dua kali imbang.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro mengatakan, hasil imbang tersebut sesuai dengan target yang dicanangkan sebelumnya. “Bukan masalah puas atau tidak. Tapi hasil ini patut kami syukuri,” katanya kepada Radar Jogja setelah pertandingan.

Seto mengatakan, dalam pertandingan tersebut tempo pertandingan sebenarnya sedang-sedang saja namun tetap menarik. Kedua tim silih berganti serangan. PSS Sleman menurutnya juga memiliki banyak peluang, namun kondisi lapangan yang kurang baik sehingga aliran bola kurang lancar. “Lapangan kurang mendukung, banyak gelombang,” imbuhnya.

Persita mengawali pertandingan dengan langsung menekan tim tamu, mengandalkan serangan lewat Sirvi menusuk lewat sisi kanan pertahanan PSS. Namun penjagaan Crah Eka Angger masih kokoh. Ditopang Bagas dan Eko di jantung pertahanan serta Oya di sisi kiri. Hal itu membuat lini depan tuan rumah cukup frustasi.

PSS yang menurunkan kekuatan penuh di lini tengah juga memiliki beberapa peluang. Baik dari percobaan Busari, Kito atau gocekan Dave Mustaine. Namun pertahanan lawan juga sama kokohnya. Termasuk peluang emas menit 79 lewat tendangan gelandang serang, Candra Waskito. Sayang, bola masih membentur mistar gawang. Sampai peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tercipta.

Setelah memastikan tempat di 8 besar, Seto mengatakan akan ada evaluasi dan perbaikan di keseluruhan lini. Baik dari bagian belakang sampai depan. “Tim lawan yang lolos 8 besar pasti tim yang kuat dan siap. Tentunya babak perempatfinal nanti akan seru dan keras. Pemain setelah ini kami liburkan, latihan lagi Selasa. Sambil melihat kondisi Bagas dan Oya yang tadi sedikit cedera,” jelasnya.

Pertemuan Persita Tangeran kontra PSS Sleman ini adalah pertaruhan posisi puncak grup B ISC-B. Tuan rumah harus menang dengan margin dua gol agar bisa menggeser tim tamu dari puncak klasemen. Namun tim tamu hanya perlu mencuri satu poin agar memastikan juara grup. Dan itulah hasil akhirnya. PSS kokoh menempati puncak klasemen dengan poin 14.(riz/din/ong)