RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Sebuah toko bangunan di Jalan RE Martadinata, Wirobrajan, ludes terbakar kemarin pagi (11/11). Meski tak ada korban jiwa, hampir seluruh isi toko hangus dilalap si jago merah.

Pemilik toko Andre menyebut kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah barang dagangan sepertu cat, tinner dan bahan kimia habis terbakar. “Bangunan itu memang khusus untuk toko berisi barang-barang mudah terbakar,” jelasnya dengan suara lemah.

Dia mengetahui peritiwa terbakar sekitar pukul 04.00. Dia menduga, penyebab kebakaran dikarenakan adanya korsleting.

Kapolsek Wirobrajan Kompol Widya Mustika menjelaskan, dari keterangan saksi-aksi, kejadian sekitar pukul 03.30. Beberapa warga, sempat mendengar adanya ledakan sebelum api menghanguskan gedung dan isinya. “Dugaan sementara korsleting lalu menyambar ke bahan-bahan kimia,” jelasnya.

Mendapatkan laporan adanya kebakaran, pihaknya segera melakukan pengamanan dan berkoordinasi denga satuan damkar dari Kota Jogja, Sleman, dan Bantul. Api, baru benar-benar bisa dikendalikan sekitar pukul 05.00. “Setelah aman kami pasang police line,” jelasnya.

Meski kebakaran terjadi di lokasi pada bangunan, api tidak sampai menjalar ke bangunan yang ada di sebelahnya. Beberapa ruko yang ada di sebelahnya pun pasca kejadoan tetap beroperasi dan melayani pembeli.

Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian tersendat. Bahkan, hingga sekitar pukul 08.00 lalu lintas dari Perempatan Wirobrajan kea rah timur baru dibuka. (bhn/din/ong)