PURWOREJO – Sebelas veteran perang yang dimakamkan di tempat pemakaman umum mendapat penghormatan pemancanangan bambu runcing berbendera Merah Putih kemarin (10/11). Pemberian itu juga dimaksudkan memberikan sosialisasi arti bela negara bagi generasi muda.

Pengurus Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Purworejo Soekoso DM menyatakan jika banyak veteran pejuang yang masih belum mendapatkan hal itu. Pihaknya terbentur kesesuaian data dan kesaksikan teman seperjuangan atau keluarga para pejuang.

“Ada proses yang harus dilalui sebelum ditetapkan menerima penghargaan ini,” kata Soekoso usai upacara pemancanangan bambu runcing veteran pejuang Muhtarom di TPU Kelurahan Pangenjurutengah, Purworejo.

Dikatakan, saat ini tercatat ada sekitar 60 pejuang yang mendapatkan pemancanangan bambu runcing berbendera Merah Putih di Kabupaten Purworejo. Jumlah itu merupakan pejuang yang tidak dimakamkan di taman makam pahlawan. “Pemancanangan ini baru ada sejak tahun 2000 lalu dan kami sudah memberikan sekitar 60-an pejuang,” tambahnya.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti yang melakukan pemancangan mengatakan, kegiatan ini penting sebagai bentuk sosialisasi akan pentingnya jiwa dan semangat patriotisme dan nasionalisme.

“Tanpa perjuangan dan pengorbanan pejuang yang telah merintis dan mewujudkan kemerdekaan, mungkin kita tidak akan dapat menikmati alam kemerdekaan,” katanya.

Ia meminta kaum muda bisa menghayati dan memahami apa yang telah diperjuangkan para pendahulu dan menjadi kewajiban untuk meneruskan perjuangan para pahlawan. (udi/laz/mg2)