Di Gunungkidul, hujan deras kembali menyebabkan tanah longsor. Kali ini dua rumah warga di Desa Watugajah, Gedangsari rusak sedang akibat tertimpa reruntuhan tebing setinggi 10 meter. Dua rumah tersebut diketahui milik Haryanto, 70, yang dihuni 6 anggota keluarga Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Informasi yang dihimpun Radar Jogja, peristiwa tanah longsor diawali hujan lebat, Rabu (9/11) malam sekitar pukul 23.00.

Selain merobohkan bagian atap rumah, material longsoran merusakkan barang perabot rumah tangga milik Haryanto. Rumah juga diterjang lumpur hingga masuk bagian dalam.

Kejadian berawal saat korban bersama keluarga sudah tertidur pulas. Saat tengah malam terdengar suara gemuruh dari bukit. Tiba-tiba rumah terasa bergoyang, sejurus kemudian material longsoran telah menimbun rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengerahkan relawan dibantu TNI dan Polri untuk kerja bakti membersihkan rumah korban.

“Material longsoran dan lumpur yang masuk rumah sudah disingkirkan. Beberapa bagian bangunan yang rusak juga sudah diperbaiki,” katanya. Untuk memperingan beban korban, BPBD menyerahkan bantuan logistik.

Budhi mewanti-wanti, tanah longsor yang menimpa rumah Haryanto menjadi pertanda bagi warga lain yang tinggal di kawasan rawan longsor.

Disebutkan, peta rawan longsor di Gunungkidul meliputi tujuh kecamatan. Antara lain, Purwosari, Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin, dan Ponjong. (gun/yog/mg1)