Rail Clinic Dua Dilengkapi Pintu Evakuasi

JOGJA – Dibandingkan pendahulunya, kereta Rail Clinic Dua yang dibuat Balai Yasa Jogja sudah disempurnakan. Di antaranya dengan penambahan pintu evakuasi di tiap gerbongnya. Penambahan pintu evakuasi tersebut digunakan saat situasi darurat.

Executive Vice President Balai Yasa Jogja Eko Purwanto mengatakan, secara umum tidak ada perbedaan antara rail clinic satu dan dua, pihaknya hanya melakukan penyempurnaan dari hasil evaluasi Rail Clinic Satu.

“Di Rail Clinic Dua ini dilengkapi pintu evakuasi untuk memudahkan saat dalam kondisi darurat,” ujarnya dalam uji coba perjalanan Rail Clinic Dua dari Stasiun Lempuyangan ke Madiun, kemarin (9/11).

Eko menambahkan, selain penambahan pintu evakuasi, dalam Rail Clinic Dua juga sudah diperbaiki penataan ruangannya. Mneurut Eko, penataan ruang tersebut supaya masyarakat yang menggunakan bisa lebih nyaman. Sama seperti Rail Clinic Satu, di Rail Clinic Dua juga memiliki dua gerbong. Kereta yang digunakan untuk rail clinic adalah kereta rel diesel yang dimodifikasi. “Kami perbaiki supaya nyaman dipakai,” ungkapnya.

Beberapa fasilitas kesehatan yang ada di Rail Clinic Dua di antaranya adalah klinik pemeriksaan umum, gigi, kebidanan, laboratorium sederhana hingga farmasi. Seluruh layanan kesehatan dapat diakses secara gratis. Rail Clinic Dua sendiri dijadwalkan untuk dipakai di area Sumatera Selatan.

Menurut Direktur Pengelolaan Sarana PT KAI Azahari, jumlah Rail Clinic akan terus ditambah. Hingga tahun depan, pihaknya menargetkan paling tidak ada empat kereta rail clinic. “Akhir tahun ini ada satu, tahun depan tambah satu lagi,” ujarnya.

Asisten Manajer Unit Kesehatan PT KAI Daerah Operasi 6 Jogja Suharmanto mengatakan, untuk jadwal layanan penggunaan rail clinic, nantinya akan diatur oleh PT KAI. Termasuk untuk dokter dan tenaga kesehatan yang akan bertugas.

PT KAI mulai menjalankan berbagai program kesehatan dengan memanfaatkan rail clinic pada 2015 sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR) perusahaan. Hingga saat ini, Rail Clinic Satu sudah menjalankan tugas ke beberapa daerah yang tidak memiliki akses layanan kesehatan yang baik, di antaranya di Wojo, Cianjur, dan Sukabumi. (pra/ila/mg1)