RADARJOGA.CO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari baru saja mendapatkan akreditasi paripurna. Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menyatakan, semua sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Namun ini harus dievaluasi lagi pada tahun depan.

“Penilaian ini independen, setiap tahun akan dievaluasi dan 3 tahun kemudian harus mengajukan sertifikasi,” kata Dirut RSUD Wonosari Gunungkidul Isti Indiani, Selasa (8/11).
BACA: RSUD Akui Ada Salah Komunikasi
Isti melanjutkan, keberhasilan mendapatkan akreditasi paripurna harus memacu semangat untuk terus melakukan peningkatan pelayanan publik. Keberhasilan yang baru diraih tidak lepas dari komitmen bersama untuk memenuhi standar akreditasi. Terutama fokus pada keselamatan pasien.

“Tim penilai dari KARS adalah tim idependen yang memberikan penilaian terkait kinerja rumah sakit. Penilaiannya, antara lain keselamatan pasien, manajemen rumah sakit, dan developmen RSUD,” paparnya.

Dengan status akreditasi ini, masyarakat juga turut merasakan manfaatnya. Hanya untuk waktu dekat tidak sepenuhnya dirasakan. Namun, komitmen melakukan perbaikian dan peningkatan demi kenyamanan dan kepuasan pasien yang terus dibangun. “Status akreditasi terbangun dari mekanisme dan sistem,” terangnya.

Dengan akreditasi paripurna, manajemen juga memiliki komitmen untuk meningkatkan pelayanan RSUD dari tipe C ke tipe B. Namun, ini terkendala sarana dan prasarana. Termasuk dokter spesialis. “Kami masih mencari dokter untuk menambah pelayanan,” katanya.

Pjs Sekda Supartono mengatakan, layanan kesehatan harus memenuhi unsur mendasar. Artinya, kemudahan, akses, dan pelayanan yang terbaik haruslah ditingkatkan. Keberhasilan menerima sertifikat akreditasi paripurna hendaknya membuat pelayanan publik berkualitas. “Kesehatan adalah hak dasar setiap orang, sehingga harus dipenuhi,” tegas Supartono.(gun/hes)