KULONPROGO – Memanfaatkan masa kampanye Pilkada Kulonprogo 2017, pasangan calon (paslon) Zuhadmono Azhari-BRAy Iriani Pramastuti blusukan ke Pasar Wates, kemarin (8/11). Di tengah para pedagang, mereka berjanji akan memperhatikan pasar tradisional sebagai roda penggerak perekonomian rakyat.

Tim Pemenangan Zuhadmono-Iriani (Hadir) Yusron Martofa mengatakan, agenda kampanye hari itu mendatangi tiga pasar tradisional. Rombongan pun dibagi dua, Zuhadmono ke Pasar Wates dan Pasar Brosot Galur, sedangkan Iriani ke Pasar Sentolo.

Blusukan ke pasar, selain untuk menyapa pedagang dan warga yang tengah berbelanja, juga menjadi media untuk menyerap aspirasi. Selain itu, masukan dan keluhan para pedagang bisa dimasukkan dalam programnya jika nanti terpilih.

“Banyak permasalahan yang terserap, antara lain, soal permodalan usaha dan kenyamanan fasilitas pasar. Para pedagang minta fasilitas fisik pasar diperhatikan untuk membangkitkan perekonomian rakyat,” kata Yusron.

Dijelaskan, setelah mendatangi tiga pasar tradisional, Zuhadmono dijadwalkan melakukan pertemuan terbatas dengan sejumlah tokoh masyarakat di Galur. Sementara Iriani menghadiri undangan pengajian di daerah Kalibawang.

Komisi Pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo telah membuat jadwal kampanye dengan sistem selang-seling. Itu termasuk pertemuan terbatas, tatap muka, maupun dialog. KPU menilai jadwal dibuat sedemikian rupa untuk mengantisipasi gesekan antarpendukung di lapangan.

Sementara itu, pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo sementara ini masih mengedepakan metode pertemuan terbatas dengan mendatangi kelompok dan tokoh masyarakat. “Paslon kami justru banyak mendapatkan undangan dari masyarakat, seperti pengajian dan pernikahan. Tentu kami juga inisitif datang ke tokoh masyarakat untuk bersilaturahmi,” jelas Istana dari tim Pemenangan Hasto-Sutedjo. (tom/laz/mg1)