RADARJOGJA.CO.ID, KULONPROGO – Pembangunan NYIA membutuhkan dana sekitar Rp 9 triliun. Dana tersebut digunakan untuk pembebasan lahan dan pembangunan bandara hingga siap digunakan.

“Dana sebesar itu untuk pembebasan lahan Rp 4,5 triliun hingga Rp 4,8 triliun. Sedangkan biaya pembangunan bandara Rp 4,5 triliun hingga Rp5 triliun,” kata Pimpro Pembangunan Bandara dari PT Angkasa Pura I (AP) Sujiastono, Minggu (6/11).

Biaya tersebut lebih besar dari perkiraaan. Khususnya untuk biaya pembebasan lahan. Apalagi biaya pembebasan lahan baru diketahui setelah tim appraisal independen melakukan penghitungan.

“Untuk anggaran pembangunan fisik juga ada kemungkinan perubahan. Pada tahap awal, minimal akan dibangun runway, taxiway, apron, terminal, bangunan operasional, dan bangunan administrasi,” kata Sujiastono.

Dana Rp 5 triliun untuk pembangunan fisik tergantung kesesuaian perencanaan dan kebutuhan. NYIA merupakan investasi terbesar dalam sejarah pembangunan bandara oleh AP. “Namun tetap ada batasan biaya yang semuanya diserahkan kepada direksi pusat,” kata Sujiastono. (tom/iwa/mar)