RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Setelah mengadakan rapat pekan lalu, Komisi Disiplin (Komdis) Indonesian Soccer Championship (ISC) akhirnya mengeluarkan putusan untuk PSIM Jogja. Gagal menggelar laga melawan Perssu Super Madura, Sabtu (29/11) lalu, Laskar Mataram dihukum kalah WO 0-3 dari Perssu.

Direktur Kompetisi PT GTS Ratu Tisha Destria mengatakan, keputusan itu baru keluar Jumat (4/11) dan PSIM dinyatakan kalah karena tidak bisa menggelar pertandingan. Ia mengatakan sanksi itu mutlak berada di wewenang komdis. “Itu sudah menjadi aturan dan konsekuensi mereka,” katanya kemarin (6/11).

Sementara itu, Manajer PSIM Agung Damar mengaku telah mendengar keputusan tersebut melalui web resmi PT GTS. Namun pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi dari operator kompetisi ISC-B itu.

Menurut Agung, surat pemberitahuan resmi menjadi pegangan yang valid soal keputusan PT GTS mengenai sanksi yang diterima timnya. Ia juga menyayangkan adanya informasi di web resmi GTS. Sebab di sisi lain, pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi.

“Seharusnya kalau benar, informasi yang tertulis di web dibuat setelah ada pemberitahuan kepada klub sampai benar-benar ada persetujuan dari pihak-pihak terkait,” tambahnya.

Pihaknya belum dapat mengambil tindakan apapun karena belum mendapat surat resmi itu. Saat ini tim masih fokus untuk menghadapi PSCS pekan depan untuk berjuang lolos ke 8 besar. “Kami pelajari dulu isi surat itu dan berikut alasannya jika memang kami dikenai WO. Baru setelah itu kami lakukan pertemuan untuk membahas respons selanjutnya,” bebernya.

Menurutnya, jika diputuskan kalah WO, tidak menutup kemungkinan akan mengajukan banding. Sebab ia beralasan telah melampirkan bukti-bukti yang menjelaskan mengapa tim tidak bisa bertanding di Stadion Sultan Agung maupun AAU.

Hasil itu tentu mengecewakan bagi PSIM. Sebab, mereka sebenarnya memiliki peluang lolos ke perempat final lebih besar setelah memiliki tiga laga kandang dan sempat bertengger di puncak klasemen grup A ISC-B.

Saat ini anak asuh Erwan Hendarwanto tertahan di posisi tiga dengan 7 poin, di bawah Perssu dengan 10 poin, dan PSCS Cilacap 8 poin. Sunni Hizbullah dkk harus mengalahkan Laskar Nusakambangan untuk dapat lolos ke babak 8 besar. (riz/laz/ong)