Ilustrasi/Radar Jogja Online
RADARJOGJA.CO.ID, BANTUL – Teka-teki siapa pemegang jabatan definitif direktur RSUD Panembahan Senopati, Bantul akhirnya terjawab. Gandung Bambang Hermanto ditunjuk sebagai orang nomor satu di rumah sakit pelat merah tersebut.

Penetapan Gandung sebagai dirut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bantul Nomor 155/peg/d.4/2016 tentang Pengangkatan Dokter yang Diberikan Tugas Tambahan sebagai Direktur. SK diteken bupati sehari sebelum diterbitkan.

“Mulai 4 November dr Gandung Bambang Hermanto diberi tugas tambahan sebagai direktur,” jelas Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bantul Wahyu Riyantono membacakan bunyi surat keputusan bupati Bantul Suharsono.

Kepada wartawan usai dilantik, Gandung Bambang Hermanto mengakui masih ada banyak “PR” di RSUD yang harus dituntaskan. Yang paling kentara adalah penataan parkir. Lahan parkir yang sempit plus satu pintu kerap memicu penanganan pasien di instalasi gawat darurat (IGD) kerap terganggu. “Kemudian juga bangunan rumah sakit yang sempit,” bebernya.

Terkait informasi seringnya pasien di IGD lambat tertangani, bekas wakil direktur RSUD Panembahan Senopati ini menegaskan, pelayanan sudah sesuai protap. Pihaknya tidak akan membeda-bedakan pelayanan kepada para pasien.

Kendati demikian, Gandung berjanji kejadian-kejadian serupa tidak akan terulang. “Kebutuhan pelayanan kepada masyarakat juga akan kami evauasi terus. Agar sesuai kebutuhan mereka,” ungkapnya. (zam/mar)