RADARJOGJA.CO.ID-JOGJA-Bapak Gundala Putra Petir, Harya Suraminata atau kerab disebut Hasmi, Mas Nemo bagi rekan-rekannya, telah meninggal dunia dengan usia,70, tahun. Komikus superhero ini meninggal setelah melawan berbagai penyakit komplikasi Minggu (6/11).

Seperti cerita Gundala saat masa pensiun yang dipentaskan Teater Gandrik beberapa waktu lalu, yang memiliki perut buncit, tak lagi lincah secepat kilat, Hasmi di masa tuanya, juga kian tak produktif. Seniman yang tinggal di Karangwaru Lor, Jalan Magelang km 4, mulai menurun kemampuannya menggambar.

Ini pula yang kemudian membuat Hasmi bergulat untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Berbeda dengan ketenaran karyanya yang boming tahun 60-an sampai 80-an. Hasmi untuk hal ekonomi keluarga ini berjuang dengan keterbatasan.

Bahkan, sampai akhir hayatnya, Hasmi yang meninggalkan seorang isteri Mujiyanti dan dua orang putera ini masih ngontrak. ” Hasmi sekeluarga masih menetap di rumah kontrakan sampai saat ini,” terang Kakak ipar Hasmi Kawid Mujiharto.

Hasmi menikah saat usia 53 tahun ini dengan Mujiyanti ini masih terus menularkan ide-ide kreatifnya. Bambang Kriswanto, Mahasiswa Amikom Jogjakarta mengaku sejak 2015 Bambang dan beberapa teman-temannya yang mengagumi Hasmi merencanakan untuk memproduksi ulang film Gundala Putra Petir.

Bambang selama ini kerap bolak-balik membutuhkan arahan Hasmi sebagai pengarang film aslinya. Hasmi pun sempat memberikan saran kepada Bambang dan teman-temannya untuk membuat fan-made terlebih dulu. Dari sana, treasure film pendek bisa membuat pihak sponsor tertarik.

“Selama ini Pak Hasmi membantu dalam pembuatan naskah, termasuk membuat rencana kelanjutan dari proyek film tersebut,” ungkapnya. (cr1/eri)