RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) DIJ melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Kelas 1 JogJakarta (4/11).‬ Satu orang pejabat kantor
Imigrasi berinisial BDP ditetapkan sebagai tersangka. ‬
‪”Yang bersangkutan memiliki jabatan Ka (kepala),” ungkap Ditreskrimsus Kombes Pol Antonius Pujianito di Mapolda DIJ kemarin (7/11).

‪Dia menjelaskan, penggeledahan dilakukan pada Jumat sore. Saat dilakukan penggeledahan, diamankan delapan orang berstatus awal sebagai saksi.

“Setelah didalami seorang kami tetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.


Dari tangan pelaku, diamankan barng bukti uang sebesar Rp 11.550.000, lima gadget, dan sejumlah berkas. ‬
Dalam modusnya, pelaku menggunakan orang lain menjalankan aksi pungli untuk kemudahan mengurus pasport. Kemudian, orang tersebut menyetorkan uang hasil pungli ke pelaku.

‪Terkait jumlah korban dan lama aksi pungli itu, perwira menengah dengan 3 melati di pundak ini menyebut masih dalam pendalaman dan penyidikan lanjutan. Saat ini, pelaku sudah dikembalikan ke intansi terkait karena ancaman masa hukuman tidak lebih dari 3 tahun.

“Meski dikembalikan, pemberkasan tetap berjalan,” tegasnya.

Dia berjanaji, pemberantasan terhadap pungli tidak hanya dilakukan di luar kepolisian. Di internal Polri, hal serupa juga akan terus digalakkan.

“Kami ingin DIJ menjadi kawasan bebas pungli,” jelasnya. (bhn/ong)