RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Hujan deras disertai angin kencang kembali menerjang sebagian wilayah Bantul sekitar pukul 13.30 Jum’at (4/11).

Persisnya di pasar Imogiri dan sekitarnya. Saking kencangnya angin, satu tenda yang penuh dengan para tamu undangan ambruk. Praktis para tamu yang diperkirakan berjumlah 30 orang ini tak bisa berbuat banyak. Hanya bersikap pasrah.

Ya, sedianya Jum’at siang ada agenda di halaman belakang pasar Imogiri. Dalam acara ini dihadiri para pedagang pasar tradisional, serta para pejabat pemkab seperti Bupati Bantul Suharsono. Serta Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Mangkubumi.

Untungnya, tamu dari kalangan pejabat ini tidak ada yang ikut tertimpa tenda.

Anggota Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kirjo mengungkapkan, sejumlah pejabat sebenarnya sudah ada yang tiba. Bahkan, di antara mereka yang sudah duduk di kursi deretan depan. Beberapa di antara mereka adalah GKR Mangkubumi dan anggota Muspika Imogiri.

“Sesaat setelah para pejabat ini diminta dan pergi ke ruang transit, tendanya ambruk,” jelas Kirjo.

Kirjo sendiri ikut menjadi salah satu tamu undangan yang tertimpa tenda itu. Untungnya, saat kejadian Kirjo langsung mengambil kursi untuk dijadikan pelindung kepalanya.

“Langsung nyaut kursi tak pakai kudung,” ujarnya.

Pria paruh baya ini menceritakan, ambruknya tenda sesaat setelah gubernur tiba di halaman pasar Imogiri. Sedianya, gubernur juga bakal berada di deretan depan kursi di bawah tenda yang ambruk itu.

“Anginnya dari arah timur laut,” ucapnya.

Senada disampaikan Supriyadi. Anggota APPSI Imogiri menyatakan, tidak ada yang terluka dengan insiden ini.

Dari pantauan, ada tiga tenda di halaman belakang pasar. Tetapi, tenda di sebelah utara dan selatan tenda utama tidak ambruk.

Dengan ambruknya tenda ini, acara salah satu radio ini dipindah ke sisi selatan.(zam/ong)