RADARJOGJA.CO.ID – GUNUNGKIDUL – Dua orang nelayan berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi saat mencari ikan terbalik dihempas badai di perairan Pantai Gesing, Kecamatan Panggang. Kapal tersebut sempat terseret ombak hingga radius puluhan kilo meter.

Kornologi kejadian, kemarin (4/11) pagi dua orang nelayan masing-masing, Ikun, 27, dan Jodi, 18, keduanya warga Desa Serate Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, berangkat melaut dari Pantai Gesing, Desa Girikarto, Panggang.

Setelah sampai ditengah laut, mereka bersiap menebarkan jaring, namun tiba-tiba datang badai besar dan langsung menghantam badan kapal. Pengalaman melaut dan terbiasa menghadapi maut, kembali diuji.

Dentuman ombak besar menggulung kapal mereka sehingga membuat keduanya terpelanting dan terhempas dari badan kapal. Ditengah kepanikan tersebut baik Ikun maupun Jodi berusaha menyelamatkan diri.

Sisa-sisa tenaga diatur agar bisa terus bertahan hidup. Keduanya lantas berenang hingga akhirnya regu penyelamat datang. Tim SAR Pantai Baron melihat kejadian tersebut lantas bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan.

“Kedua nelayan berhasil kita selamatkan. Sedang kapalnya yang dihantam badai tergulung ombak hingga puluhan kilometer sampai wilayah Pantai Parangkusumo dan sudah kita ambil dengan mobil menuju Pantai Gesing,” kata Sekretaris tim SAR Gunungkidul, Surisdiyanto kemarin (4/11).

Dijelaskan Surisdiyanto, ketika berhasil dievakuasi kondisi kapal mengalami kerusakan, sementara kedua nelayan dalam kondisi lemah. Untuk selanjutnya kedua korban sudah mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Koordinator tim SAR Gunungkidul, Marjono mengatakan, kondisi ombak saat ini sedang tidak menentu. Kondisi demikian membuat para nelayan terkecoh sehingga memberanikan diri untuk melaut.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada nelayan agar meningkatkan kewaspadaan. Kenali tanda-tanda alam sebelum memutuskan untuk melaut,” kata Marjono.

Jika memang cuaca tidak bersahabat, pihaknya mengimbau supaya tidak memaksakan diri. Sebab jika nekat dan tidak mempertinbangkan resiko, maka akibatnya bisa berbahaya bahkan nyawa menjadi taruhannya. (gun/ong)