RADARJOGJA.CO.ID-Polisi ternyata sudah bekerja dengan canggih. Seperti di film-film FBI atau CIA, Polri berhasil mengungkap aksi terorisme dengan mengangkat nomor rangka dan nomor mesin yang telah dihapus.

Ini seperti yang dilakukan Polda DIJ saat mengungkap aksi teror di Liquid Kafe, Jalan Magelang (26/10) silam. Polisi berhasil mengungkap hanya berdasarkan dari noka dan nosin yang telah terhapus.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIJ Kombes Pol Frans Tjahyono mengungkapkan, Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang bisa mengangkat nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor. “Itu menjadi catatan tersendiri, mengingat nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor sudah dihapus dengan gerinda dan cat hitam,” ujar Frans.

BACA: Ternyata, Pelaku Bom Liquid Kafe Pensiunan Tentara

Dia menjelaskan, dengan berhasil mendapatkan noka dan nosin Yamaha Mio GT itu, polisi bisa dengan cepat melacak pelaku. Polisi pun memburu pemilik sepeda motor tersebut. Dari situ polisi berhasil mendapatkan identitas pelaku yang merupakan tangan kedua pemilik sepeda motor itu.

“Seminggu menguasai motor, pelaku menghilangkan nomor rangka kendaraan dan mengganti nomor kendaraan bermotor sehari sebelum menjalankan aksi,” jelas Frans.

Selanjutnya, bagasi motor tersebut diisi dengan tujuh buah botol mineral berukuran 600 mililiter yang diisi bensin. Dari barang bukti lainnya, ditemukan pula potongan busa dan rangkaian remot. “Kumparan itu dihubungkan ke aki. Fungsi remot untuk mengendalikan,” terangnya. (bhn/eri)