MUNGKID – Arus lalu lintas Jalan Magelang-Purworejo, tepatnya di pertigaan Manglong arah Wonosobo di Kecamatan Salaman, terganggu. Arus kendaraan sempat macet dan diberlakukan sistem buka tutup satu lajur. Kondisi itu dikarenakan sebuah truk terguling dan melintang di bahu jalan.

Peristiwa bermula ketika truk dengan nomor polisi B 9264 UYT melaju dari arah Purworejo ke Magelang. Tiba di pertigaan turunan Manglong, rem truk tiba-tiba tidak berfungsi maksimal. Sementara di depan truk ada warga yang tengah mengatur lalu lintas.

“Daripada menabrak warga, setelah tahu rem blong, saya langsung arahkan ke pinggir jalan. Saya tabrakkan ke gundukan dan terguling seketika,” ujar Siswanto, 45, sopir truk saat ditemui di lokasi kejadian kemarin (1/11).

Ia di dalam truk bersama keponakannya, Fajri, 30. Mereka berangkat dari Serang membawa muatan tisu sejak Jumat (28/10) Rencananya, tisu akan dibongkar di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Namun naas, truk terguling terlebih dahulu sebelum tiba di lokasi.

“Kecepatan truk waktu itu sekitar 30 km/jam. Dari pada menabrak warga, saya belokkan ke kiri. Yang penting kondisinya aman,” tambah Siswanto yang mengaku sebagai warga Kecamatan Bantar Kawung, Kabupaten Brebes, ini.

Siswanto dan keponakannya tidak mengalami luka serius. Berkat keberanian sang sopir, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun arus kendaraan arah Magelang-Purworejo dan sebaliknya sempat macet beberapa kilometer. “Saya hanya sedikit luka di pundak ini,” tuturnya.

Salah seorang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Magelang Brigadir M. Maryono mengatakan, truk muatan tisu ini beratnya sekitar 10 ton. Ketika rem truk mengalami disfungsi, maka sopir inisiatif menabrakkan ke gundukan tanah. “Sehingga truk terguling. Ini murni kecelakaan tunggal,” katanya.

Petugas dan warga berupaya mengurai kemacetan arus lalu lintas. Bodi truk yang menutupi separo lebih ruas jalan, dicoba untuk digeser. Dengan demikian, arus lalu lintas bisa diberlakukan satu arah dengan sistem buka tutup. “Setelah bodi truk digeser, lalu muatan tisu akan dipindahkan. Baru kemudian dilakukan evakuasi truk,” ungkapnya. (ady/laz/ong)