PURWOREJO – Sebanyak 13 pondok pesantren (ponpes) di Purworejo mendapatkan bantuan buku perpustakaan dari Perpusnas RI. Bantuan itu merupakan hasil komunikasi telepon maupun lisan Wakil Bupati Yuli Hastuti dengan pejabat Perpusnas yang berasal dari Kecamatan Grabag, Purworejo.

“Terus terang saya memang minta ke beliau dan saya minta Pak Bambang (plt Kepala Arpusda) menindaklanjuti. Alhamdulillah berhasil,” kata Wabup Purworejo Yuli Hastuti usai menyerahkan buku perpustakaan dan penandatanganan MoU antara Kantor Arpusda Purworejo dengan Politeknik Sawunggalih Aji dan Akbid Bhakti Putra Bangsa, di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati di Kutoarjo, kemarin (1/11).

Langkah-langkah seperti itu, menurut Yuli, diharapkan bisa dilakukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), sehingga tidak hanya mengandalkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) semata. “APBD kita terbatas, bagaimana pandai-pandai melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah pusat maupun provinsi. SKPD harus pandai-pandai mencari terobosan untuk peningkatan kualitas,” tambahnya.

Plt Kepala Kantor Arpusda kabupaten Purworejo Bambang Aryawan mengatakan kegiatan ini sebagai penegasan kembali fungsi perpustakaan di tengah-tengah tuntutan zaman yang semakin maju demi membangun kesadaran tentang pentingnya pengembangan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sedangkan tujuannya memberikan pelayanan prima kepada seluruh civitas akademik pondok pesantren, menumbuhkan minat baca dalam diri para santri pondok pesantren dan memberikan sumber informasi yang lengkap bagi seluruh civitas akademik pondok pesantren.

Terkait bantuan buku, Bambang menyatakan jika setiap paket bantuan terdapat 250 judul yang terdiri 300 eksemplar. Masing-masing ponpes telah menerima sesuai jumlah itu. Sedangkan MoU tersebut menyangkut pelaksanaan kerja sama dan bentuk kegiatan sesuai program keahlian. “Nantinya bentuknya pelatihan komputer dan penyuluhan bidang kesehatan,” tambahnya. (udi/laz/ong)