JOGJA – PT Telkom tengah fokus mengganti semua jaringan tembaga menjadi jaringan fiber optik. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan seluruh pelanggan bisa menikmati layanan PT Telkom secara maksimal.

General Manager PT Telkom Witel Jogjakarta Firmansyah menegaskan, jaringan tembaga memiliki batasan waktu untuk layak digunakan. Di antaranya tak lagi maksimal dalam mengantarkan data. Karenanya, solusinya adalah dilakukan pemindahan ke jaringan fiber optik.

“Kami terus menggelar fiber optik untuk menggantikan jaringan tembaga yang masih ada,” kata Firmansyah, di sela-sela acara Final Festival Musik Akustik WiFi id Telkom Witel Jogjakarta, Sabtu malam (29/10).

Saat ini, lanjut Firmansyah, jaringan optik di DIJ menjangkau 90 persen lokasi. Sedangkan jaringan di 4 kabupaten, yakni Bantul, Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul, terus dikebut.

“Kami terkendala untuk wilayah atau daerah yang agak pinggiran, karena jauh dari feeder yang ada. Kalau terlalu jauh, investasi terlalu mahal. Maka yang terlalu jauh sementara masih menggunakan jaringan tembaga,” katanya.

Seiring digelarnya jaringan fiber optik, Telkom juga terus menambah fasilitas berupa WiFi Corner dan jaringan WiFi id. WiFi Corner berjumlah 545 buah. Sedangkan akses poin untuk wifi id secara keseluruhan mencapai 3.800 titik.

“Akan mendorong dan menggerakkan akses internet di masyarakat. Terutama wifi corner kita, yang berkecepatan up to 100 mega, membuat masyarakat lebih mudah memanfaatkan jaringan internet untuk berbagai kebutuhan. Apalagi operasional wifi corner kita penuh selama 24 jam per hari,” imbuh Firman.

Di penghujung Oktober 2016, PT Telkom Witel Jogjakarta menggelar Festival Musik Akustik Wifi.id di Wifi Corner Telkom Kotabaru. Festival musik ini diadakan untuk menjaring bibit-bibit pemusik akustik dan penyanyi di DIJ sekaligus merayakan selesainya renovasi atau perluasan area dan rebranding Wifi Corner Telkom Kotabaru. Hal sama dilakukan untuk sejumlah Wifi Corner lain. Di antaranya di Pakem,Kentungan, Godean, Wates, Banguntapan, Pugeran, Babarsari, Sleman, Kalasan dan Prambanan.

Menurut Firmansyah, renovasi dimaksudkan memperluas area wifi corner dan menambah fasilitas yang bisa dimanfaatkaan untuk masyarakat.(hes)