JOGJA – Dari beberapa atlet dan cabang olahraga DIJ yang berhasil menyumbang medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) lalu, baru atlet dari cabor panahan yang mendapat panggilan dari Pelatnas. Sebanyak empat atlet dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan ini.

Anggota Binpres KONI DIJ Andi Hirawan mengatakan, keempat atlet tersebut yakni Rahmat Sulistyawan, Titik Kusumawardani, dan Hendra Purnama di nomor recurve. Serta Prima Wisnu Wardana untuk nomor compound yang akan menjalani pelatihan tersebut. “Sementara cabir lain belum ada informasi hingga saat ini,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (1/11).

Menurutnya, sedikitnya atlet asal DIJ yang dipanggil pelatnas karena didasari pertimbangan sejumlah cabor yang akan dipertandingkan di tingkat internasional nantinya. Selain 16 cabor wajib yang dipertandingkan di SEA Games 2017 Malaysia, subcabor bola voli pasir yang kemungkinan besar tidak akan dimasukkan dalam ajang tersebut.

Pelatih tim panahan DIJ Subarno mengatakan, pemanggilan atlet panahan tersebut untuk mengikuti program Pelatnas SEA Games 2017 Malaysia. Cabor panahan DIJ memperolehan medali emas di nomor recurve dan compound dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX-2016 Jawa Barat lalu.

Dari ajang tersebut Rahmat menempati peringkat tiga nasional recurve putra. Sedangkan adiknya Hendra berada di posisi keempat recurve putra. Kemudian Titik juga menempati peringkat empat nasional di nomor recurve putri. Lalu Prima berada di posisi keempat compound putra. “Mulai tanggal 1 November 2016 mereka ke Jakarta dan masuk Pelatnas sampai 31 Agustus 2017. Namun kami masih menunggu informasi lanjutan dari PB Perpani,” ujar Subarno.

Anggota Binpres KONI DIJ Prawendro menyebutkan, grafik atlet DIJ dalam Pelatnas memang tidak terlalu menonjol. Hal itu karena hanya cabor tertentu saja yang diprioritaskan. Seperti panahan, renang indah, balap sepeda, taekwondo, wushu, dan voli pasir. (riz/din/ong)