JOGJA – Ekonomi kreatif memiki potensi yang sangat besar untuk menjadi penggerak utama perekonomian. Itu tak hanya untuk level perekonomian di Jogjakarta. “Ekonomi kreatif bisa menggerakkan ekonomi secara nasional,” tegas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY Trisaktiyana dalam diskusi Peran Wirausaha Muda dalam Mendorong Perekonomian Daerah di Hotel Grand Zuri Senin (31/10).

Dalam diskusi yang didukung Bank Mandiri ini, Tri menyatakan, ekonomi kreatif bertumpu pada ide-ide kreatif. Di Jogjakarta, lanjutnya, banyak orang-orang kreatif yang terbukti telah melakukan kegiatan terkait ekonomi kreatif.

“Wirausahawan muda yang memiliki segudang ide. Ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama roda perekonomian,” ujarnya.

Dia menjelaskan, cara pandang generasi muda seyogianya mengarah untuk menjadi wirausahawan. “Tidak lagi menjadi pegawai,” paparnya.

Khusus usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) di Jogjakarta, Tri menyebutkan ada sekitar 230 ribu usaha. Dari ratusan ribu usaha tersebut, paling banyak bergerak di bidang perdagangan. “Ada yang di bidang industri pertanian dan nonpertanian. Juga, ada usaha lainnya,” jelasnya. (kus/din/ong)