PURWOREJO – Kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir dan longsor disikapi sejak awal oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo. Melibatkan banyak pihak, kesatuan tekat diwujudkan dalam Gelar Apel Siaga Bencana Kabupaten Purworejo 2016-2017 di Alun-Alun Purworejo (31/10).

Berlabel gerak terpadu pemerintah, masyarakat, duni usaha menuju ketangguhan Kabupaten Purworejo menghadapi bencana, kegiatan itu melibatkan berbagai unsur seperti Forkompimda, PMI, relawan dan sejumlah elemen masyarakat.

“Ini bentuk kesiapan kami menghadapi kemungkinan bencana, walaupun berharap tidak ada. Empat bulan ke depan dari November 2016 sampai Februari 2017 kami telah bersiap,” kata Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Boedi Hardjono.

Dikatakan, sesuai kalender yang ada sekarang telah memasuki musim penghujan walaupun sepanjang tahun ini hujan masih terus mengguyur dengan intensitas sedang sampai tinggi. “Kita semua harus siap. Kemarin yang musim kemarau tetap saja hujan ada beberapa kejadian seperti longsor dan puting beliung,” tambahnya.

Kegiatan apel sekaligus unjuk kekuatan aneka peralatan pendukung yang akan sangat diperlukan saat terjadi bencana. Seluruh tim yang terlibat memiliki alat yang punya fungsi berbeda-beda dan bisa untuk saling mendukung.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengakui masih banyak peralatan yang dibutuhkan di lapangan. Hanya pihaknya meminta bisa dikaji benar mengenai kebutuhan alat yang perlu diprioritaskan. “Semua sudah siap, tapi tadi melihat kekuatan armada masih ada beberapa yang perlu ditambah,” ujarnya.

Dikatakan, potensi terjadi bencana alam di Purworejo cukup tinggi, terutama tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan tsunami. Meskipun tidak diharapkan keberadaannya, semua pihak harus terus dan tetap siap serta selalu waspada apabila sewaktu-waktu terjadi.

“Perlu saya tegaskan, penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas pemerintah daerah, TNI, Polri, SAR maupun instansi terkait semata. Namun kita semua harus menyadari, bahwa tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambah bupati. (udi/laz/ong)