SLEMAN – Kisah Robin Hood, pahlawan yang mencuri untuk membantu orang, ternyata juga terjadi di Sleman. Hanya saja, atas aksi ala Robin Hood ini Rendy, 28, harus mendekam di Polsek Ngaglik.

Dengan alasan ingin membantu kakaknya yang sedang punya hajatan, pelaku nekat menyikat puluhan juta rupiah uang perusahaan. Uang Rp 30 juta hasil penggelapan digunakan untuk membatu biaya pernikahan kakaknya.

‪Pelaku kesehariannya berkerja di sebuah perusahaan perlengkapan bayi di Sardonoharjo, Ngaglik, sebagai sales. Selama empat bulan bekerja, ia memasarkan produk ke daerah Pekalongan, Batang, Magelang, Kudus, Rembang, dan Cepu.

Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto menjelaskan, terungkapnya aksi penggelapan bermula saat pihak perusahaan menemukan kejanggalan laporan keuangan. Pihak perusahaan menemukan selisih pendapatan dan barang yang telah keluar.

“Tersangka juga sudah dua pekan tidak masuk kerja tanpa kabar,” jelas Riyanto kemarin. Tapi, secara tiba-tiba tersangka masuk kerja. Atas laporan itu, pihak kepolisian segera menangkap tersangka.

‪Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan penggelapan sejak bulan pertama bekerja, Juli 2016. Uang Rp 30 juta digunakan untuk membantu hajatan kakaknya dan memenuhi kebutuhan pribadi. Saat penyitaan polisi, hanya tinggal Rp 75 ribu. (bhn/laz/ong)