RUMAH SAKIT (RS) Pratama Yogyakarta bakal menjadi percontohan bagi Rumah Sakit Tipe D di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago pada saat melakukan kunjungan ke RS Pratama, Jumat sore (21/10).

Menurut Irma, RS Pratama, baik dari segi kebersihan, kelengkapan fasilitas kesehatan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM), maupun pelayanana sudah sangat baik sehingga layak menjadi tolok ukur bagi Rumah Sakit Tipe D lain di Indonesia.

“Rumah Sakit Pratama sudah sangat bagus, baik dari kebersihan, kesediaan alat kesehatan sudah sangat lengkap, maupun SDM dan pelayanan. Nantinya RS Pratama akan jadi percontohan bagi RS Tipe D di daerah lain. ” Ungkap Irma di sela-sela kunjungannya.

Dituturkan oleh Irma, selama ini Komisi IX DPR RI sering mendapat proposal dari berbagai wilayah di Indonesia yang meminta anggaran untuk membangun RS Tipe D. Namun, pihaknya masih belum mengetahui gambaran mengenai RS Tipe D. Baik dari anggaran yang diperlukan, alkesnya, pengaturan ruang, serta struktur SDM, berangkat dari situ, Komisi IX DPR RI yang memang membawahi bidang kesehatan melakukan kunjungan ke RS Pratama Yogyakarta.

Menurutnya, selama ini masyarakat banyak yang tidak mau dirawat di RS Tipe D dengan alasan alkes yang tidak lengkap dan mereka minta dirujuk ke RS regional yang terkadang menyulitkan karena jaraknya jauh. “Namun jika RS Tipe D di daerah lain bisa mencontoh kelengkapan alkes maupun pelayanan RS Pratama, diharapkan nantinya masyarakat mau untuk dirawat di RS Tipe D,” jelasnya.

Terkait dengan pelayanan pasien dengan jaminan kesehatan, Irma merasa RS Pratama mampu memberikan pelayanan yang prima, sehingga hal itu menjadi nilai plus bagi RS Pratama. “Tadi saya bertanya ke beberapa pasien dengan jaminan kesehatan dan alhamdulillah mereka mengaku diperlakukan dengan baik, hak-haknya dipenuhi. RS ini sudah memahami fungsi dan arti pelayanan Rumah Sakit, hal ini patut dijadikan contoh bagi RS lain,” terangnya.

Menganggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dr Fita Yulia Kisworini merasa bangga. Menurutnya, keberadaan RS Pratama merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

“Dengan dijadikannya RS Pratama sebagai RS Tipe D Percontohan tentu rasanya bangga, namun terkait dengan hal tersebut kami tidak memiliki persiapan apa-apa karena memang keberadaan RS Pratama itu sebagai bagian komitmen pemkot dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT RS Pratama dr Fetty Fathiya mengungkapkan, saat ini fasilitas yang ada di RS Pratama sudah lengkap. Sehingga siap untuk memberikan pelayanan terbaiknya dan pihaknya mengaku sedang gencar melakukan promosi RS Pratama ke masyarakat.

“Kami melakukan promosi melalui berbagai media seperti media massa atau sosialisasi kepada jejaring rujukan seperti dokter, puskesmas, maupun rumah sakit lainnya. Agar rumah sakit ini menjadi rujukan. Saat ini fasilitas yang ada sudah lengkap semua dan siap untuk digunakan,” kata dr Fetty.

RS Pratama merupakan RS Tanpa Kelas dengan fasilitas VIP. RS yang terletak di Jalan Kolonel Sugiyono 98 Yogyakarta ini baru saja dibuka secara resmi pada bulan Juni lampau. RS ini memiliki berbagai layanan seperti UGD 24 Jam yang ditangani langsung oleh tenaga terlatih. Pelayanan Poliklinik yang meliputi klinik umum, klinik gigi, klinik penyakit dalam, klinik kandungan, dan kebidanan.

Selain itu RS ini juga memberikan pelayanan persalinan 24 jam, pelayanan bedah, baik bedah kandungan dan kebidanan, maupun bedah gigi. Untuk layanan Rawat Inap, RS Pratama menyediakan 80 tempat tidur. Sebagai penunjang, RS Pratama juga menyediakan layanan laboratorium patologi kljnik, radiologi, farmasai, pemularasan jenazah, dan unit ambulans. (eri/ila/ong)