JOGJA-Berbagai jenis kosmetik membanjiri pasaran. Harganya pun variatif. Itu termasuk produk luar negeri. Tentu saja ini salah satu godaan bagi para perempuan untuk membelinya.

Dengan iming-iming hasil riasan lebih bagus dan awet, tak sedikit yang rela mengeluarkan budget yang lumayan besar untuk memilikinya.

Sebut saja produk-produk kosmetik asal Korea. Cukup banyak merek yang akhir-akhir ini booming di Indonesia. Banyak perempuan di Jogjakarta khususnya sudah memakai produk kecantikan wajah ini. Vega Fitrah Islami, 23, misalnya. Dia mengaku mengunakan produk asal Korea tersebut untuk kulitnya yang sensitif. “Selama pakai sih nyaman-nyaman saja, ringan, dan mengurangi komedo,” ungkapnya.

Ia mengakui kosmetik import tersebut mahal harganya dibanding produk kosmetik lokal lainnya. Untuk menyiasati hal tersebut Vega memilih belanja online di toko online yang sudah terpercaya. Menurutnya belanja online lebih murah dibanding beli di toko atau mall. Namun Vega hanya menggunakan satu atau dua produk asal Korea tersebut seperti BB cream dan bedak.

Sebagai mahasiswi Vega tidak memerlukan alat make up yang terlalu banyak. Biasanya dia hanya menggunakan BB cream dan bedak tabur untuk riasan ke kampus. “Paling-paling hanya memakai maskara, eyeliner, dan lipstik aja sih biar kelihatan lebih segar,” tambahnya.

Ketika ditanya soal anggaran belanja kosmetik, Vega mengaku tidak pernah menganggarkannya. Produk kosmetik yang dia beli biasanya habis dalam waktu 3 bulan. Sehingga tidak membuat kantongnya bolong sebagai mahasiswa.

Dalam merawat wajahnya, Vega memilih rutin menggunakan masker wajah alami yang dibuat sendiri. “Kadang memakai tomat, wortel, atau bengkoang. Ini bisa tiga kali seminggu,” ujarnya.

Sedangkan untuk kesehatan bibir, Vega membuat scrub alami dari gula pasir dan lemon. Terkadang dia menambahkan madu untuk menghaluskan bibir.

Untuk facial ke klinik kecantikan, Vega mengatakan sangat jarang melakukannya. Hanya saja kalau jadwal kegiatannya padat dan tidak sempat merawat wajahnya dia akan melakukannya. “Bisa tiga bulan sekali saja kalau memang wajah sudah kusam. Karena nggak sempat maskeran atau sering kegiatan di luar ruangan,” akunya.

Vega mengkay tidak terlalu repot dengan dandanan atau riasan yang mencolok. Ia lebih suka tampil simpel, baik riasan wajah maupun pakaiannya. “Yang terpenting wajah sehat gak ada jerawat. Kalau di make up-in terus malah gak bagus kulitnya,” tutupnya dalam perbincangan sore itu. (cr1/din/ong)