PURWOREJO – Air menjadi salah satu potensi yang dimiliki Purworejo. Nama besar Sungai Bogowonto telah dikenal di berbagai tempat dan menjadi kekhasan yang tidak dimiliki wilayah lain.

“Kami ingin lebih mengangkat nama Purworejo dengan Bogowonto. Di tahun 2017 kami mempersiapkan beberapa acara yang dikemas dalam Festival Bogowonto,” kata pelaku seni Purworejo Rianto Purnomo usai memberikan pandangannya dalam kegiatan tilik desa Bupati Purworejo Agus Bastian di Desa Wonorejo Kulon, Butuh, Purworejo (27/10).

Dijelaskan Purnomo, Festival Bogowonto tidak hanya difokuskan di aliran Sungai Bogowonto saja, melainkan di beberapa tempat yang dimaksudkan untuk lebih mengenalkan keberagaman objek wisata, potensi seni dan lain sebagainya. “Wonorejo Kulon ini akan dijadikan gerbang barat Purworejo dalam Festival Bogowonto. Ada agenda khusus yang akan digelar di bulan Juni 2017 yakni festival seni budaya,” katanya.

Sebelum sampai ke kegiatan itu, di bulan Maret 2017 akan digelar tour de Bogowonto dan beberapa agenda yang lain. “Adanya program ini akan mendukung tekad Pak Bupati dalam menyongsong Visit Purworejo 2020,” tambahnya.

Bupati Agus Bastian mengapresiasi program kegiatan yang akan digelar dalam Festival Bogowonto. Tekadnya mewujudkan Visit Purworejo 2020 akan disiapkan secara maksimal. “Masih ada waktu empat tahun empat bulan lagi. Kita harus bergandengan tangan mewujudkan hal itu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tilik desa yang diikuti SKPD itu, bupati melakukan tebar benih di Sungai Gebang. Tahun depan diharapkan keberadaan ikan akan semakin banyak karena ada sebuah kegiatan besar yakni festival membakar ikan. (udi/laz/mg2)