BANTUL– Koordinator Operasional Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta Joko Budiono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana. Seperti pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir.

Berdasar pantauan lembaganya, DIJ berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir selama sepekan ke depan. “Kondisi atmosfer terkini seperti itu,” urainya kemarin (27/10).

Kondisi ini, lanjut Joko, juga memicu gelombang laut naik mencapai 2,5 meter hingga 4 meter. Karena itu, Joko juga mewanti-wanti pemilik jasa transportasi laut serta nelayan berhati-hati.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Bantul mengambil langkah seperti Pemkab Sleman dengan menetapkan status siaga darurat dan tanah longsor. Masa status siaga darurat berlaku selama empat bulan. Mulai 12 Oktober 2016 hingga 21 Januari 2017.

Pelaksana Harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan, selama masa darurat didirikan 21 pos pantauan. Pos diprioritaskan di kawasan rentan bencana banjir dan tanah longsor. Antara lain, Sorowajan (Banguntapan),Tirtonirmolo (Kasihan), Pandean (Sewon), Karangsemut (Jetis), Jatimulyo (Dlingo), Wukirsari (Imogiri), Ngentak (Srandakan) dan Wonolelo (Pleret). Menurut Dwi, pendirian 21 pos pantauan ini merujuk hasil pemetaan BPBD. “Satu pos berada di kantor BPBD sebagai markas komando,” ucapnya kemarin (27/10).

Dwi mengakui, realisasi pendirian pos membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Estimasinya mencapai Rp 1 miliar. “Kami ajukan permintaan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” lanjutnya.

Selain untuk biaya pembangunan pos, anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan sarana dan prasarana hingga ongkos letih bagi seluruh personel yang bertugas.

BPBD menyiapkan sejumlah relawan dari berbagai komunitas. Di antaranya, Forum Rencana Penanggulangan Bencana, Tagana, serta RAPI. Dikatakan, seandainya permohonan ke BNPB ditolak, Dwi memastikan tetap memberlakukan status siaga darurat banjir dan tanah longsor tetap bakal berjalan.

(zam/yog/mg2)