Truk milik penambang pasir di Sungai Bebeng yang tertimbun pasir. (Foto: Adidaya/Radar Jogja Online).
MUNGKID- Nasib apes dialami oleh 11 pengemudi truk yang biasa mengangkut pasir Merapi yang berada di Sungai Bebeng, Magelang. Itu terjadi karena hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Merapi pada Kamis siang (27/10) membuat debit air dikawasan sungai terus meningkat tajam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Supranowo mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya truk penambang pasir tertimbun pasir, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk mengecek kondisi di lapangan.

Baca juga: https://www.radarjogja.co.id/hujan-deras-kemudian-banjir-lahar-11-truk-tertimbun-pasir/
“Kami langsung perintahkan anggota untuk cek lokasi,” kata Supranowo.

Menurutnya, hujan deras yang menggurruy sekitar Merapi diketahui pada Kamis pukul 10.30. Indikasi akan datang banjir lahar dingin mulai terlihat dari intensitas hujan lebat di hulu Sungai Bebeng dan di kawasan Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

“Sebagian juga ikut Kaliurang, Kemiren, Jogajakarta,” jelasnya. (ady/eri/ama)