KOMITMEN : Kepala PT Jasa Raharja DIJ, I Ketut Suardika saat mengisi acara Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Gedung Induk Pemkab Bantul, Kamis (27/10). (Foto: Ahmad Riyadi/Radar Jogja Online)
BANTUL – PT Jasa Raharja berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum. Layanan itu adalah pengurusan dan pencairan santunan. Baik luka-luka maupun meninggal dunia. “Pencairan santunan maksimal dua hari sejak kecelakaan terjadi. Untuk korban meninggal kecelakaan darat dan laut Rp 25 juta dan angkutan udara Rp 50 juta,” kata Kepala PT Jasa Raharja DIJ I Ketut Suardika saat mengisi acara Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Gedung Induk Pemkab Bantul, Kamis (27/10).

Selain itu, masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan harus menjalani perawatan di rumah sakit kini tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya. Sebab, PT Jasa Raharja akan mengeluarkan surat jaminan kepada rumah sakit atas nama korban tersebut. Rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan PT Jasa Raharja antara lain RSUP Sardjito, RSUD Panembahan Senopati Bantul, RSUD Jogja, RSUD Sleman, RS PKU Muhammadiyah Jogja, RS PKU Muhammadiyah Bantul, RS Panti Rapih, RS Bethesda, dan lain sebagain.

Hanya, biaya perawatan yang dijamin oleh PT Jasa Raharja maksimal Rp 25 juta untuk korban kecelakaan angkutan udara dan Rp 10 juta untuk korban kecelakaan lalu lintas darat dan angkutan laut. “Apabila melihat kecelakaan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat dan PT Jasa Raharja,”papar Suardika.

Sejak melakukan kerjasama dengan rumah sakit, pembayaran santunan kepada korban kecelakaan mengalami peningkatan. Setidaknya, peningkatan itu mencapai 34 persen dibandingkan 2015 lalu. Karena itu, Suardika berharap, kepala desa, dukuh, dan pegawai kecamatan dapat meneruskan informasi kepada masyarakat. (mar/din/mg1)