GUNUNGKIDUL – Angin kencang kembali menerjang Gunungkidul. Sebuah rumah di Padukuhan Ngagel, Desa Karangmojo ambruk. Seorang warga, Sutini, 75, tertimbun reruntuhan rumah tersebut.

Namun, Sutini berhasil diselamatkan warga yang datang menolong. Angin kencang yang terjadi usai hujan lebat berlangsung pada Rabu (26/10) malam.

“Sekitar pukul 22.00 kami mendengar suara gemuruh dan benturan benda keras. Ternyata rumah milik Sutini roboh,” kata warga setempat Hastanto Surya Yuda kemarin.

Dia langsung menuju lokasi dan berusaha mencari keberadaan korban. Ketika melakukan pemeriksaan, ternyata korban tertimbun reruntuhan dengan posisi masih di tempat tidur.

“Mbah Sutini, tertimpa eternit rumah,” ujar Hastanto.

Kepala Desa Karangmojo Supriyo mengatakan rumah korban memang sudah tua dan reyot. Atap rapuh, sehingga pada saat angin kencang tidak mampu menahan beban.

“Warga langsung melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing reruntuhan rumah. Sementara korban diungsikan ke rumah kerabatnya,” terang Supriyo.

Karena kondisi rumah seorang janda yang hidup sendiri tersebut sudah hancur, pemerintah desa berusaha meringankan beban korban. Sejumlah warga memberikan donasi untuk perbaikan rumah.

“Semoga bantuan nanti bisa meringankan beban penderitaannya,” kata Supriyo.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban dan warga. “Bencana bisa datang kapan saja, kami imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan,” kata Sutaryono. (gun/iwa/mg2)