Ikuti Kejurnas Pencak Silat Jakarta Championship 6

SLEMAN – Tim Tapak Suci Perguruan Budi Mulia Dua (BMD) Jogjakarta kembali mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat Jakarta Championship 6 (Jkt C 6) di GOR POPKI Cibubur Jakarta 29 dan 30 Oktober mendatang. BMD Jogjakarta mengirimkan 67 pesilat dari tingkat SD hingga SMA.

Direktur Perguruan BMD Dra Hj Siti Nurnisa Dewanta Mpd berharap anak didiknya bisa bertanding dengan penuh semangat dan sportif. Dia juga berpesan kepada anggota kontingen untuk menunjukkan prestasi terbaiknya. Apalagi tahun lalu BMD Jogjakarta sukses membawa pulang 18 medali emas.

“Komitmen kami untuk selalu mendukung prestasi anak didik. Kami juga selalu memberikan dukungan materiil dan moril sejak berlatih hingga bertanding besok. Tampilkan yang terbaik tetap utamakan sportivitas dalam bertanding,” pesannya saat pelepasan kontingen di SD BMD Seturan Sleman, kemarin (27/10).

Menurutnya keikutsertaan siswa dalam ajang ini patut diapresiasi. Yakni sebagai ajang unjuk keberanian dalam kompetisi yang sehat. Telebih lagi juga turut membawa nama sekolah dalam kompetisi tingkat nasional. “Saya berpesan untuk menjaga kesehatan selama pertandingan. Saat anak-anak maju mewakili sekolah, kami sudah sangat bangga. Karena mereka mampu mengalahkan ketakutan diri dan berani untuk tampil,” pesannya.

Ajang Jkt C 6 diikuti ribuan pesilat dari seluruh provinsi di Indonesia. Untuk target tahun ini, BMD Jogjakarta menargetkan 25 medali emas. Sama seperti tahun sebelumnya, BMD Jogjakarta mengikuti kategori seni dan fighting. Setiap siswa telah dipersiapkan untuk kedua kategori secara matang. Kategori seni diikuti tiga atlet dan 64 atlet kategori fighting.

“Persiapan sudah kami lakukan sejak tiga bulan lalu. Mulai dari latihan fisik hingga penguatan mental para atlet. Anak-anak juga telah siap mengikuti ajang ini pada,” kata manajer Tapak Suci BMD Jogjakarta Dwi Yogo Mardiyanto.

Kejuaraan Nasional Pencak Silat Jakarta Championship 6 merupakan agenda PP PON Kemenpora RI. (dwi/din/mg1)