Embrio Internasional Jogja Big Bike Fest 2017

SLEMAN – Sebagai ungkapan semangat nasionalisme merayakan hari Sumpah Pemuda, empat klub motor gede (moge) di Jogjakarta akan kembali menggelar acara Jogja Sumpah Pemuda Bikers (JSP) 2016, 28-30 Oktober 2016 mendatang. Yakni, Adisutjipto Bike Club (ABC), Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Jogjakarta, Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Jogjakarta, dan Motor Besar Club (MBC) Jogjakarta.

Ketua panitia JSP IX Adjar Widargo mengatakan, acara peringatan Sumpah Pemuda yang digelar klub moge kali ini sudah yang kesembilan kalinya. Sebelumnya hanya diadakan oleh IMBI. Tahun ini digelar bekerjasama dengan empat klub moge DIJ. Selain sebagai kerjasama menggelar kegiatan kebangsaan, juga untuk menunjukkan kekompakan empat klub moge di Jogjakarta.

“Dimeriahkan DJ performance, dance dan batle dance competition serta foto kontes. Namun yang utama adalah ziarah ke taman makam pahlawan (TMP) Kusumanegara dan upacara bendera lengkap dengan motor di Lanud Adisutjipto. Inspektur upacara langsung Danlanud Novyan Samyoga,” katanya saat jumpa pers kemarin (26/10).

Adjar memastikan, selama konvoi di perjalanan seluruh peserta siap tertib lalu lintas dan komitmen bekerjasama dengan kepolisian. “Kami akan mengikuti aturan dan akan dikawal oleh petugas dari Polda DIJ,” ungkapnya.

Acara kali ini juga didukung Dinas Pariwisata DIJ. Sekaligus untuk memperkenalkan keunggulan destinasi wisata dan kekayaan kuliner Jogjakarta kepada tamu dari luar kota. “Tentu akan menjadi pemasukan baik dari segi penginapan, kuliner dan belanja produk oleh-oleh bagi masyarakat Jogja,” tutur Ketua IMBI Pengda DIJ Onny Febriananto.

Onny menyebutkan, kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti oleh 500 pemilik moge dari berbagai kota. “Selain Jogja, ada dari Surabaya, Denpasar, Pontianak Palembang, Jakarta dan Bandung,” katanya.

Menurutnya, Polda DIJ siap menurunkan 250 personel demi membantu kelancaran acara tersebut. Demi kelancara lalu lintas, tiap rombongan dibatasi 100 motor dengan kawalan petugas lalu lintas.

Usai ziarah, seluruh peserta akan mengadakan upacara bendera di taxiway Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto.

“Ada pertunjukkan safety reading, terjun payung, dan joy flight yang diundi dari ratusan peserta. Akan dipilih 10 orang untuk berputar menaiki pesawat keliling Kota Jogja,” paparnya.

Ia berharap kegiatan tersebut bisa mendapat sambutan positif masyarakat Jogjakarta dan dapat berjalan lancar.

Kegiatan yang melibatkan empat klub moge tersebut akan dijadikan acuan dan embrio kegiatan yang yang lebih besar tahun selanjutnya. “Rencananya 2017 kami akan menggelar Internasional Jogja Big Bike Fest 2017. Kami berharap dari kegiatan ini bisa menjadi awal kegiatan tersebut,” katanya. (riz/yog/mg1)