SLEMAN – Setelah menang di dua pertandingan awal mengalahkan PP DDI Kabalang Pinrang (Sulawesi I) 3-0 dan PP Darut Taibin (Jatim II) 2-1, wakil DIJ di Liga Santri Nusantara (LSN) PP Nur Iman Mlangi Sleman harus mengakui keunggulan MAN 1 PKP (Sumatera IV) 1-2 di pertandingan ketiga. Meskipun demikian, hal itu tidak menghalangi Ari Pambudi dkk melaju ke 16 besar.

Langkah juara tiga LSN 2015 itu ke babak 16 besar, diikuti PP DDI Kabalang Pinrang yang di pertandingan ketiga mencukur wakil Jatim II lima gol tanpa balas. Melaju ke babak 16 besar, anak asuhan Eko Setiawan akan dipertemukan dengan runner-up grup H.

Pada pertandingan ketiga di Stadion Tridadi Sleman, kemarin (25/10), Nur Iman United sebenarnya unggul lebih dulu pada menit 7 melalui kaki Yudha Guntur. Namun wakil Sumatera IV yang masih berpeluang lolos itu tidak ingin menyerah begitu saja.

Tertinggal satu gol, pelatih PP Hidayatus Salikin/MAN 1 PKP Sandri Yardi terus mendorong anak asuhnya untuk meningkatkan pola permainan. Hasilnya pada menit 20 melalui tembakan keras M. Suriyan berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1.

Nur Iman yang di hari sebelumnya telah bertanding dua kali, sepertinya cukup puas dengan hasil seri tersebut. Sampai pada menit-menit akhir babak kedua mereka kecolongan oleh gol terlambat striker Hidayatus Salikin, Fajriansyah di menit 68. Skor berubah menjadi 1-2 sampai dengan peluit panjang dibunyikan.

“Kami bangga dengan permainan anak-anak yang tampil lepas meski bermain di kandang lawan. Hasil ini akan mendongkrak mental mereka,” ungkap Sandri Yardi, seusai laga.

Masih di grup D, wakil Jawa Timur II, PP Darut Taibin Tulungagung terpaksa harus mengurungkan niatnya melaju ke babak 16 besar. Hal itu setelah mereka kalah telak melawan PP DDI Kaballang Pinrang 5 gol tanpa balas pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, kemarin.

Aswan Abdul Rahim menjadi bintang lapangan dengan berhasil menyumbangkan lima gol bagi kemenangan timnya. Dua gol dicetak di babak pertama, masing-masing di menit 19 dan menit 21. Di babak kedua Aswan mencetak hattrick, pada menit 38, 39 dan gol pamungkas di menit 71.

Pelatih Darut Taibin Agustri mengatakan, padatnya pertandingan membuat tenaga para anak asuhnya banyak terkuras. Dalam sehari pemainnya harus menjalani pertandingan dua kali dengan kondisi cuaca yang cukup panas. “Stamina pemain drop, sehingga tak mampu menjalankan instruksi yang sudah disampaikan sebelumnya. Namun kami tetap puas dengan penampilan mereka,” ungkapnya. (riz/laz/mg1)