SLEMAN – Polda DIJ mempersempit ruang gerak terjadinya pungutan liar (pungli) di sentra pelayanan kepolisian. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan memasang closed circuit television (CCTV). Menurut Kapolda DIJ Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat sejak pertengahan pekan kemarin pemasangan CCTV dilakukan di sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) di setiap markas komando, dari tingkat Polres hingga Polsek.

“Kalau diamati CCTV kan ketahuan bila ada polisi yang coba-coba bermain,” katanya.

Dijelaskan, peluang-peluang pungli yang dilakukan oleh aparat memang bisa terjadi di berbagai sentra pelayanan. Namun, dengan keberadaan CCTV setidaknya bisa mempersempit ruang gerak untuk terjadinya transaksi pungli. Jendral dengan satu bintang dipundak ini pun meminta kepada masyarakat untuk melakukan pemantauan.

“Bila ada upaya dari aparat kepolisian yang akan melakukan pungli, masyarakat silahkan laporkan,” ujarnya.

Polda DIJ, jelasnya, memiliki kiat tersendiri untuk melakukan penjeratan terhadap pelaku pungli. Hanya, perwira tinggi dengan latar belakang intelijen ini enggan menyebut langkah-langkah yang di lakukan.

“Saya tidak akan katakan. Kalau saya beritahu nanti bisa tidak tertangkap pelakunya,” tandasnya. (bhn/dem)