JOGJA – PSIM Jogja mulai menjalankan misi mengamankan posisi puncak klasemen grup A ISC-B. Salah satunya dengan menargetkan meraih kemenangan saat bersua Perssu Super Madura di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (29/10) mendatang. Kemenangan menjadi harga mati mutlak bagi Sunni Hizbullah dkk jika ingin menjaga peluang ke-8 besar.

Saat ini anak asuh Erwan Hendarwanto mempersiapkan diri untuk menatap matchday keempat babak 16 besar. Di antaranya dengan belajar dari kekalahan saat tandang ke Perssu pekan pertama lalu. Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengatakan, Laskar Sape Ngamok julukan Perssu memiliki karakter bermain spartan dan keras. Khas seperti permainan tim asal Jawa Timur.

Karena itu untuk meredam agresivitas lawan, timnya perlu bermain sabar dan dapat mengatur tempo permainan. Keuntungan bermain di hadapan pendukung PSIM bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak kepercayaan diri pemain.

“Kami akan memperbaiki skema ball possesion agar mereka tidak banyak menguasai bola. Sekaligus mereduksi permainan cepat mereka,” katanya kepada wartawan kemarin (25/10).

Dengan aliran bola yang lancar dari antarlini, menurutnya, akan membuat kesempatan menciptakan peluang lebih besar. Termasuk memperbaiki pola menyusun serangan dari lini belakang yang selama ini dinilai masih kurang lancar. “Kuncinya perlu sabar dan bisa mengontrol permainan,” tandasnya.

Untuk dapat memainkan pola penguasaan bola yang baik, diperlukan kesiapan fisik yang prima. Karena itu tak salah selama jeda kompetisi ini, pelatih asal Magelang itu menggenjot fisik pemainnya agar siap bermain penguasaan bola selama mungkin.

“Memang tidak selamanya aliran bola bisa selalu lancar. Masih ada yang terlalu lama memegang bola kemudian bisa direbut lawan. Ini yang akan terus kami perbaiki, tapi progres peningkatan selama latihan cukup bagus,” ungkapnya.

Bermain di kandang dengan dukungan ribuan suporter tuan rumah, ia tentu menargetkan poin penuh. Sekaligus membalas kekalahan di Sumenep empat pekan lalu. Untungnya, kondisi pemainnya semua fit dan dapat dimainkan sesuai skema yang diharapkan pelatih. “Selama bermain di kandang, harus kami maksimalkan untuk meraih poin penuh,” tambahnya. (riz/laz/mg1)