PURWOREJO – Merealisasikan janjinya saat dilantik menjadi pejabat Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Johan Valentino Nanuru langsung membuat gebrakan. Sasarannya adalah membersihkan potensi pungutan liar (pungli) di beberapa titik pelayanan yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Pembersihan pungli itu dimulai dengan memberikan banner-banner bertuliskan “Stop Pungli, Penerima dan Penerima Sama-sama Melanggar Hukum”. Fokus pemasangan di ruang pelayanan SIM, BPKB di Satlantas Polres Purworejo, serta penerbitan STNK di Samsat Purworejo.

“Kami tidak setengah-setengah dan sekadar mengumbar janji. Semua kami realisasikan di lapangan. Ini sekaligus menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo dan mendukung program promotor Kapolri Jenderal Tito Karnavian,” ungkap AKP Johan Valentino kemarin (25/10).

Tidak sekadar memasang banner, Johan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif melakukan pengawasan. Jika di lapangan masih ditemukan tindakan pungli, masyarakat jangan segan melaporkan ke pihaknya.

“Kami akan memberikan tindakan tegas bagi pelaku praktik pungli. Semua sudah diatur dalam PP 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Polri. Jika masih ada penyimpangan, laporkan ke kami,” tambahnya.

Johan berharap dari pemasangan itu akan menggugah perhatian dari masyarakat di mana tidak ada pungutan liar dalam pembuatan maupun proses perpanjangan SIM, STNK, mengurus BPKB dan membayar pajak kendaraan bermotor. “Saya harap dengan adanya imbauan berupa banner pemberantasan pungli ini, kesadaran kita semua akan tergugah,” ujar Kasatlantas.

Pantauan di lapangan, terdapat empat jenis banner berisi imbauan yang dipasang di beberapa titik. Di antaranya, Stop Pungli Pengurusan SIM Sesuai PNPB, Segala Jenis Bentuk Pelayanan BPKB Tidak Ada Transaksi Keuangan, Stop Pungli Cek Fisik Gratis dan Stop Pungli Pengurusan BPKB Sesuai PNPB.

Selain itu di setiap banner berisi nomor Kapolres yang bisa dihubungi, yaitu 082136446245 dan 081239476669. “Besok banner akan kami perbanyak dan kami pasang di setiap Polsek dan pos lalulintas,” tambahnya. (udi/laz/mg2)