Gunakan Ecolobeam yang Ramah Lingkungan

JOGJA – Keprihatinan maraknya aksi vandalisme di Kota Jogja turut mengundang keprihatinan warga negara Jepang. Mereka menawarkan teknologi sederhana yang bisa dipraktikkan untuk membersihkan coretan di Jogja. Alat itu diberi nama Ecolobeam.

Alat itu kemarin (25/10) digunakan untuk membersihkan coretan-coretan di dinding seng yang menutupi bekas Hotel Toegoe Jogja. Selain itu, juga membersihkan coretan di Pulo Cemeti Tamansari dan kawasan Jalan Kleringan Jogja.

“Sangat sederhana, hanya dengan campuran air dan tepung kue yang disemprotkan dengan tekanan tinggi,” ujar Fujhimoto Yasushi salah satu anggota tim yang juga penemu alat Ecolobeam.

Menurutnya, penggunaan alat itu sangat sederhana dan ramah lingkungan. Selain menghilangkan coretan vandalisme, alat tersebut juga bisa untuk menghilangkan lumut. Sebelumnya tembok maupun dinding yang jadi sasaran tidak perlu dikerok terlebih dahulu. Hanya membutuhkan kompresor bertekanan tinggi dan air panas.

“Semoga bisa menginspirasi masyarakat Jogja untuk bisa menjaga kebersihan kawasan,” ungkapnya.

Fujhimoto mengatakan, bekerja sama dengan Keraton Jogja untuk membantu pembersihan vandalisme di situs-situs bersejarah, terutama milik Keraton Jogja. Hal itu sudah disampaikannya kepada GBPH Prabukusumo.

“Kemarin kami berbincang panjang dengan Gusti Prabu (sapaan GBPH Prabukusumo) dan beliau sangat mendukung kebersihan kawasan Keraton dari vandalisme,” lanjutnya.

Terpisah, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyambut baik upaya yang dilakukan Fujhimoto bersama rekannya dari Jepang tersebut. Menurut HS, sapaannya, sejak lama Pemkot Jogja berupaya memerangi tindak vandalisme yang mengotori Kota Jogja. Langkah yag ditempuh juga dengan menggandeng berbagai kalangan, termasuk Forum Komunikasi Pelajar Kota Jogja. “Semua kami ajak untuk memerangi vandalisme, jika belum bisa ikut membersihkan, paling tidak jangan ikut coret-coret,” pesannya. (pra/ila/mg1)