Bupati Bantul Suharsono didampingi Wakil Bupati Abdul Halim Muslih ketika meninjau Pasar Seni Gabusam (PSG), Rabu (26/10). (Foto: Sekpri Wakil Bupati Bantul For Radar Jogja)
BANTUL – Keberadaan Pasar Seni Gabusan (PSG) yang selalu sepi pengunjung ternyata membuat Pemerintah Kabupaten Bantul terusik. Pemkab Bantul dibawah kepemimpinan Suharsono-Halim berniat memoles pusat pemasaran industri kerajinan Bantul yang berada di Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul tersebut. Sebab, sejak didirikan oleh mantan Bupati Bantul HM Idham Samawi beberapa tahun silam keberadaan PSG selalu sepi pengunjung.

Nah, atas alasan tersebut penataan kawasan PSG sangat penting dilakukan. Tujuannya untuk menarik sekaligus memikat wisatawan luar daerah mau berkunjung ke pusat kerajinan Bantul tersebut.

“Kehadiran kami di PSG untuk melihat secara langsung, apa saja yang perlu ditata dan disempurnakan supaya PSG menarik perhatian wisatawan luar daerah,” kata Bupati Bantul Suharsono didampingi Wakil Bupati Abdul Halim Muslih, Rabu (26/10).

Dengan penataan tersebut, lanjut Suharsono, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Selatan diharapkan bersedia mampir ke PSG. Wisatawan yang singgah di PSG kemudian membeli oleh-oleh berupa kerajinan khas Bantul yang nantinya dapat diberikan kepada keluarga dan teman di kampung halamannya.

“Jadi, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Bantul tidak sekadar menikmati pantai saja. Mereka bisa membeli oleh-oleh berupa kerajinan asli Bantul,” saut Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. (ama/hes)