SLEMAN – Setelah Eko Pujianto dipastikan absen karena masih menjalani hukuman akumulasi kartu, beberapa penggawa PSS juga diragukan akan dibawa dalam lawatan ke Madura, Minggu (30/10). Dalam lanjutan 16 besar ISC-B, Laskar Sembada akan bertamu ke kandang Persepam Madura Utama.

Beberapa yang masih belum fit, di antaranya dua bek yang berposisi sama, Bagas Adi Nugraha dan Waluyo. Mereka belum pulih benar dari cedera. Keduanya sempat dimainkan saat laga uji coba melawan Baturetno di Paskhas dan mengikuti latihan reguler. Namun pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro sempat menyatakan keduanya mengeluh sakit akibat cedera bawaan.

Jika keduanya tidak dibawa ke Madura, maka PSS hanya punya dua center back yaitu M. Saefudin dan Muhammad Rudi yang fit dan siap ditampilkan. Jika tidak mau mengambil risiko mempercayakan Rudi turun di laga penting itu, alternatifnya adalah menempatkan pemain serba bisa Oya Winaldo menjadi tandem Saefudin di depan penjaga gawang.

Selain bek tengah, pos bek kanan juga patut menjadi perhatian. Denny Rumba masih diragukan bisa tampil full. Ditambah masih cederanya Rama Yoga, membuat posisi bek kanan juga rawan. “Mengenai pemain yang akan dibawa masih ditunggu sampai besok (hari ini, Red),” kata Seto.

Di posisi tengah, Aulia Ardi kondisinya juga meragukan. Begitu juga dengan gelandang lincah Dave Mustaine. Hal ini tentu membuat pelatih pusing. Seto jelas tidak mau mengambil risiko dengan memaksa memainkan pemain yang tidak 100 persen fit. Selain berbahaya bagi penyembuhan cedera, juga berbahaya bagi karier pemain.

Meski demikian, away ke Madura tentu akan banyak mendapat dukungan “pemain ke12” PSS yang terkenal militan. PSS fans, baik Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania, akan menginvasi Madura akhir pekan ini. Terlihat dari pantauan linimasa, banyak dari mereka menjual barang-barangnya sebagai saku ke Madura.

Kondisi itu membuat tim pelatih Persepam Madura menekankan kepada pemainnya agar siap secara mental. Sebab, tidak menutup kemungkinan Stadion Ahmad Yani Sumenep, Minggu (30/10) sore justru lebih penuh oleh pendukung PSS.

“Hari ini (kemarin, Red) kami uji coba melawan tim lokal Sumenep dan kami minta suporter mendukung tim lokal. Mental pemain jadi salah satu fokus kami menghadapi antusiasme suporter PSS yang kemungkinan akan memenuhi stadion Minggu nanti,” ungkap mantan arsitek Persik Kediri itu.

Mengenai strategi dan taktik, menurutnya, sudah di luar kepala para pemainnya. Siapapun yang akan diturunkan PSS, ia siap menghadapinya, termasuk strategi cadangan jika PSS menggunakan formasi 4-4-2 sejak awal laga. (riz/laz/ong)