SLEMAN – Belum sempat tiba di kampung halaman, Palembang, Sumatera Selatan, untuk pamer harta, pelaku pencurian Husni Jusuf Ario (HJA),49 sudah terlebih dahulu dicokok polisi. Dari tangan korban diamankan sebuah mobil, uang puluhan juta dan berbagai perhiasan.

Pelaku kesehariannya merupakan seorang sopir yang berkerja pada korban, Hesti Tri Wahyunngsing warga Dusun Ngemplak, Karangjati, Mlati Sleman. Pelaku dipercaya sebagai sopir keluarga selama hampir seminggu.

Namun kepercayaan yang diberikan oleh korban disia-siakan. Pelaku, tergiur dengan berbagai perhiasan dan sebuah brangkas yang kerap kali ada di mobil. Maklum, keseharian korban bekerja sebagai seorang wirausaha.

Karena gelap mata ingin menguasai harta, pelaku membawa mobil korban pada 20 Oktober. Tepatnya dipagi hari.

Saat itu, korban mendapati kendaraan berjenis Honda raib di tempat parkir bersama sang sopir. Mengetahui mobilnya raib, korban segera melapor ke pihak kepolisian.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria menerangkan, saat itu juga pihaknya langsung bergerak melakukan pengejaran. Identitas pelaku dan juga kendaraan segera disebar Polres Sleman ke sejulah kepolisian daerah yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Tidak sampai 12 jam pelaku kita bekuk di sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat,” jelas Burkan dalam keterangannya kemarin.

Burkan menjelaskan, pelaku berencana hendak melarkan barang curian ke tersebut ke Sumatera. Rencananya, barang-barang itu akan dijual dengan alasan ekonomi.

Selama dalam pelarian, pelaku menggunakan uang hasil curian untuk berbagai keperluan. Mulai dari mengisi bahan bakar dan menyewa hotel. Bahkan pelaku juga menggunakan uang tersebut untuk membayar servis pekerja seks komersil.

“Dari total Rp 100 juta yang kami amankan lima juta sudah digunakan,” jelas Burkan.

Saat ini, pelaku mendekam di Mapolres Sleman dengan dakwaan pencurian pasal 362 KUHP dengan penjara maksial 5 tahun. (bhn/ong)