JOGJA– Siapapun, khususnya warga Jogjakarta tentu tahu kebaya. Ya, busana khusus bagi kaum Hawa ini merupakan warisan peninggalan nenek moyang. Yang tentu saja harus dilestarikan. Namun, modernisasi arus teknologi seolah menggerus minat anak muda untuk berkebaya. Sekarang, pakaian tradisional khas Jawa ini dikenakan pada momen-momen tertentu saja. Misalnya, pesta pernikahan atau perayaan Hari Kartini tiap 21 April.

Nah, demi menjaga kelestarian kebaya, Komunitas Perempuan Berkebaya (KPB) Jogja mengadakan, Sabtu (22/10). Acara yang dihelat di Lippo Plaza Jogja ini demi memupuk kecintaan terhadap busana nasional tersebut. Agar anak-anak mau dan tak malu berkebaya sejak usia dini. Tak kurang 50 anak usia 3-6 tahun ambil bagian dalam acara itu.

“Ini momentum pengenalan kebaya kepada anak-anak. Sebab, kebaya merupakan identitas perempuan Indonesia,” ungkap Margaretha Tinuk Suhartini, salah seorang pendiri KPB Jogja.

Layaknya model dewasa, anak-anak usia SD berjalan di atas catwalk dengan penuh rasa percaya diri. Hanya yang memiliki keluwesan, keserasian, dan kenyamanan akan dipilih sebagai juara. “Riasan yang berat bukanlah prioritas penilaian. Terpenting, kebaya yang dipakai sesuai dengan usia anak-anak,” ujar Tinuk. Selain nguri-uri warisan budaya, lomba kebaya memantik keberanian para peserta untuk tampil di muka umum.

“Dengan kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat agar mau mengenakan kebaya dalam kegiatan sehari-hari,” katanya.

Menurut Tinuk, kebaya bisa dikombinasikan dengan busana bawahan modern. Tak harus dengan kain batik.

Yusi Setya Pertiwi, salah seorang ibu peserta, cukup apresiatif dengan lomba kebaya. Baginya, acara itu cukup menarik perhatian. Karena termasuk momen langka. “Anak saya, Kirana Riskya Putri, sangat antusias mengikuti acara ini,” ungkap ibu dari peraih juara harapan 1.

Selain tropi dan sertifikat, para pemenang mendapatkan uang pembinaan. “Ini pertama kalinya anak saya mengikuti lomba seperti ini. Juara harapan 1 saja sudah sangat bersyukur. Yang penting dia berani tampil di atas panggung,” lanjutnya.(cr1/yog/mg2)